Cari situs poker terbaik di Indonesia? Nirwanapoker adalah jawabannya. Resmi sebagai penyedia platform IDNPoker, mereka menghadirkan sistem fair play, server cepat, dan pilihan permainan lengkap. Pendaftaran mudah, deposit fleksibel, serta promo rutin siap meningkatkan peluang Anda. Bergabung hari ini dan temukan pengalaman poker online yang aman, lancar, dan benar-benar profesional.

Akhirnya, ketersediaan data macau 4d/5d memungkinkan siapa pun untuk mengikuti live draw toto macau dan kemudian memeriksa hasilnya secara langsung melalui tabel data yang otomatis terisi setelah undian selesai. Penyediaan pengeluaran macau di situs ARIZONA88 memberi nilai tambah bagi pengguna yang menghargai update cepat dan transparan dari angka-angka yang diumumkan pada setiap periode undian pasaran togel ini.

Jika Anda ingin memulai permainan idnslot, ada situs terpercaya yang memberikan proses pendaftaran yang mudah dan cepat, bahkan untuk pemula sekalipun. Cukup klik tombol daftar di VIO88, isi data yang diminta, dan akun siap digunakan untuk menjelajahi banyak permainan slot qris. Dengan dukungan fitur keselamatan yang solid, pengalaman bermain Anda jadi lancar tanpa kendala.

Thursday, 05 December 2019

Beda Nasib Dengan Ronaldo, Karier Paim Berakhir Dibalik Jeruji

Rabu, 7 Agustus 2019 — 22:53 WIB
Karier Fabio Paim berakhir dibalik jeruji - instagram

Karier Fabio Paim berakhir dibalik jeruji - instagram

BRASIL – Pernah disebut-sebut sebagai ‘titisan’ Cristiano Ronaldo, nasib berbeda justru dialami Fabio Paim. Kariernya sebagai pemain sepakbola profesional, harus berakhir dibalik jeruji karena dugaan kasus narkoba.

Seperti dilansir Correio da Manha, Paim ditangkap Polisi setelah kedapatan menyimpan 12 gram kokain dan uang sebesar 900 euro (seter Rp14,3 juta). Polisi Brasil memastikan pria 31 tahun tersebut merupakan Paim. Dia ditangkap bersama wanita 43 tahun. Padahal, sebelum kareirnya berakhir dibalik jeruji, ia pernah disebut-sebut sebagai titisan Ronaldo.

Ya, Ronaldo dan Paim sama-sama pernah menjadi ‘wonderkid’ asal Portugal. Mereka sama-sama jebolan Sporting Lisbon. Bedanya, Ronaldo lebih dulu masuk Lisbon pada 2002. Sementara Paim baru memulai kariernya bersama Lisbon pada 2007. Dilansir dari Give Me Sport, Paim pernah dibina di akademi Barcelona dan Manchester United pada usia 14. Dia juga pernah bergabung bersama tim pelapis Chelsea pada saat berusia 19.

Sayang, bersama Chelsea karier Paim mulai meredup. Dia gagal masuk skuat utama di Stamford Bridge dan kembali ke Lisbon. Chelsea pun disebut-sebut sebagai penyebab menurunnya performa Paim. Sekitar dua tahun sebelum MENjadi narapidana kasus narkoba, Paim pernah bercerita alasan kegagalan kariernya di sepakbola.

“Saya selalu berlatih di tim utama, tapi tidak dimainkan. Saya ingin sekali bermain. Saya merasa bisa berbuat lebih baik. Tapi saya tidak memiliki kesabaran, seperti yang dimiliki Cristiano Ronaldo. Kareirnya terus meningkat, sementara saya mulai berada di ambang kejatuhan,” ungkap Paim setelah dirinya gagal bersinar di Chelsea dan Porto.

Ia kemudian hijrah ke Rio Ave dan Real Massama dengan status pinjaman dari Lisbon. Klub asal Portugal itu pun akhirnya melepas Paim pada 2010. Sampai akhrinya Paim terdampar di klub Divisi Tiga Portugal, SCU Torreense dan hanya bermain tiga kali sebelum pergi. Dalam delapan tahun dia menjalani petualangan di kompetisi China, Angola, Malta, Lithuania, Luksemburg, Qatar, terakhir di Brasil. (jun)