JAKARTA – Melakukan kurban saat Idul Adha, menjadi hal rutin yang dilakukan aktor Cholidi Asadil Alam. Pemain film ‘Ketika Cinta Bertasbih’ ini mengaku lebih memilih untuk berkurban di kampung halaman ketimbang di kota.
“Kalau di jakarta udah banyak yang kurban ya. Udah banyak orang kaya di sini,” ujar ambasador brand Bejo Jahe Merah ini, saat ditemui di kantor PBNU, Jakarta, Rabu (7/8/2019). “Saya di Bangil, kalau istri saya di Klaten,” lanjutnya.
Tahun ini, Cholidi juga terlibat dalam kegiatan Kurban PT Bintang Toedjoe lewat Bejo Merah dengan tema ‘Yakin Ber-qurban, Yakin Halal’. Pria kelahiran 30 tahun lalu ini mengaku antusias untuk berkurban bersama 1000 Masjid di seluruh Indonesia.
“Kami memfasilitasi. Mulai dari pemotong sapinya hingga pengemasan untuk pembagiannya,” ujar Cholidi.
Sapi Limousine dan Rp100 juta
Secara simbolis, satu ekor sapi limousine seberat 1 ton lebih diserahkan Presiden Direktur PT Bintang Toedjoe Simon Jonatan kepada Ketua Umum PB NU KH Said Aqil Siradj. Selain itu, biaya operasional senilai Rp100 juta juga diserahkan kepada NU.
Penyerahan sapi kurband dan bantuan operasional senial Rp100 juta. (ist)
“Ini tahun ke-12, kami bekerjasama dengan NU dalam penyaluran hewan kurban,” terang Simon Jonatan. “Untuk kurban kan biasanya Extra Joss, tahun ini pakai Bejo Jahe Merah karena sangat dekat dengan pesantren di seluruh indonesia. Kami bertekad memajukan herbal asli indonesia bersama NU,” tambah Simon. (*/mb)













