Cari situs poker terbaik di Indonesia? Nirwanapoker adalah jawabannya. Resmi sebagai penyedia platform IDNPoker, mereka menghadirkan sistem fair play, server cepat, dan pilihan permainan lengkap. Pendaftaran mudah, deposit fleksibel, serta promo rutin siap meningkatkan peluang Anda. Bergabung hari ini dan temukan pengalaman poker online yang aman, lancar, dan benar-benar profesional.

Akhirnya, ketersediaan data macau 4d/5d memungkinkan siapa pun untuk mengikuti live draw toto macau dan kemudian memeriksa hasilnya secara langsung melalui tabel data yang otomatis terisi setelah undian selesai. Penyediaan pengeluaran macau di situs ARIZONA88 memberi nilai tambah bagi pengguna yang menghargai update cepat dan transparan dari angka-angka yang diumumkan pada setiap periode undian pasaran togel ini.

Jika Anda ingin memulai permainan idnslot, ada situs terpercaya yang memberikan proses pendaftaran yang mudah dan cepat, bahkan untuk pemula sekalipun. Cukup klik tombol daftar di VIO88, isi data yang diminta, dan akun siap digunakan untuk menjelajahi banyak permainan slot qris. Dengan dukungan fitur keselamatan yang solid, pengalaman bermain Anda jadi lancar tanpa kendala.

Thursday, 05 December 2019

Naila Novaranti Menantang Maut di Tujuh Benua

Kamis, 8 Agustus 2019 — 8:16 WIB
Naila Novaranti.

Naila Novaranti.

OLAHRAGA terjun payung, salah satu olahraga menantang maut yang membutuhkan nyali besar. Tak semua orang mampu, terlebih perempuan. Tapi Naila Novaranti rupanya bukan perempuan biasa. Instruktur kelas internasional ini justru hobi menghadapi tantangan.

Naila Novaranti, wanita peterjun payung dari Indonesia, selalu berupaya untuk terus memecahkan rekor di setiap aksinya. Tak heran, karena Naila tercatat sebagai atlet skydiving internasional dan instruktur terjun payung kelas dunia yang kerap melatih pasukan militer.

Wanita Jakarta ini awalnya bekerja sebagai sekretaris di perusahaan parasut di Florida, Amerika Serikat pada 2001. Pada 2009  mencoba terjun payung. Awalnya takut. Tapi karena dia senang menghadapi tantangan, lama kelamaan terjun payung justru menjadi hobinya hingga akhirnya ia menjadi atlet serta instruktur. Hobi wanita berdarah Padang-Sunda ini menantang maut, selalu didukung oleh suaminya,  A. Dominic Hayhurst, pria berkebangsaan Amerika.

Dia kerap melakukan skydiving atau terjun payung di lokasi yang dianggap ekstrem. Salah satu yang pernah ia lakukan, terjun di atas ketinggian Mount Everest di Nepal dalam kondisi cuaca sangat dingin dan berbahaya.

Terakhir, saat bertandang  ke Taiwan Juli 2019 lalu, Naila menyempatkan diri mengunjungi beberapa lokasi pariwisata yang eksotis namun ekstrem, untuk dijadikan pilihan lokasi aksi nekatnya itu.  Seperti di Taipei Zoo, Yehliu Geopark, Menara 101 Taipei Taiwan hingga di lokasi pariwisata lampion Pingxi Old Street di Distrik Pingxi.

“Taiwan punya sejumlah lokasi yang indah dan menakjubkan yang bisa dijadikan lokasi alternatif untuk melakukan penerjunan payung,” cerita Naila, belum lama ini.
Dia datang ke Taiwan karena mendapat undangan dari panitia kongres Diaspora Indonesia.

“Saya senang mencari spot-spot pendaratan yang ekstrem, dan ternyata di Taiwan itu ada beberapa lokasi yang bisa dijadikan tempat terjun payung yang ekstrem, yang kebetulan mempunyai view indah banget,” ucap wanita kelahiran 1981 ini.

TANTANGAN

Ada tiga lokasi yang dipilih Naila, yang dinilai punya tantangan tersendiri, seperti Yehliu Geopark adalah Taman Batu Karang plus pemandangan laut biru yang mempesona. Pemandangan batu karang yang sangat menakjubkan, kemudian ada Menara 101 Taipei Taiwan, menara ini menjadi gedung tertinggi kedua di dunia yang memiliki 101 lantai dengan luas total 450.000 meter persegi dan terakhir ada Pingxi Old Street.

Pingxi Old Street, kata Naila, adalah kota yang kaya akan sejarah budaya dengan pemandangan alam yang indah yang menjadi objek wisata dengan menerbangkan puluhan lampion.
“Untuk mendapatkan spot pendaratan di setiap negara berbeda beda, hanya saja kita diizinkan atau tidak, karena setiap negara punyakebijakan yang berbeda”,  ungkap ibu dua anak ini.

Seperti diketahui, Naila Novaranti adalah perempuan pertama dari Indonesia yang merupakan instruktur profesional terjun payung dunia yang banyak melatih para penerjun payung baik dari kalangan militer maupun sipil di 47 negara. Naila juga berhasil menaklukkan gunung Everest pada November tahun lalu, dan ini adalah kado terindah ulang tahunnya.

Sebagai perempuan peterjun payung ekstrem pertama dari Indonesia, dia akan mendapatkan penghargaan di Kongres Diaspora Internasional 2019 yang direncanakan akan diserahkan pada 10 Agustus 2019 ini.

Sudah 6 benua ditaklukkan ibu dari Patrick dan Tommy ini. Kini ia sedang bersiap menaklukan satu benua lagi, yaitu Antartika pada Desember mendatang. Bila berhasil, ia adalah perempuan penerjun payung pertama dan orang Indonesia pertama yang bisa menaklukan 7 benua. Kita tunggu. (mia/ird)