Cari situs poker terbaik di Indonesia? Nirwanapoker adalah jawabannya. Resmi sebagai penyedia platform IDNPoker, mereka menghadirkan sistem fair play, server cepat, dan pilihan permainan lengkap. Pendaftaran mudah, deposit fleksibel, serta promo rutin siap meningkatkan peluang Anda. Bergabung hari ini dan temukan pengalaman poker online yang aman, lancar, dan benar-benar profesional.

Akhirnya, ketersediaan data macau 4d/5d memungkinkan siapa pun untuk mengikuti live draw toto macau dan kemudian memeriksa hasilnya secara langsung melalui tabel data yang otomatis terisi setelah undian selesai. Penyediaan pengeluaran macau di situs ARIZONA88 memberi nilai tambah bagi pengguna yang menghargai update cepat dan transparan dari angka-angka yang diumumkan pada setiap periode undian pasaran togel ini.

Jika Anda ingin memulai permainan idnslot, ada situs terpercaya yang memberikan proses pendaftaran yang mudah dan cepat, bahkan untuk pemula sekalipun. Cukup klik tombol daftar di VIO88, isi data yang diminta, dan akun siap digunakan untuk menjelajahi banyak permainan slot qris. Dengan dukungan fitur keselamatan yang solid, pengalaman bermain Anda jadi lancar tanpa kendala.

Wednesday, 11 December 2019

BNN Sesalkan Napi Masih Kendalikan Peredaran Narkoba

Jumat, 9 Agustus 2019 — 22:00 WIB
Petugas BNN saat menggerebek penyelundupan ganja. (Ifand)

Petugas BNN saat menggerebek penyelundupan ganja. (Ifand)

JAKARTA – Badan Narkotika Nasional (BNN) menyesalkan tak ada langkah tegas dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (dirjen PAS) karena masih banyaknya napi yang menjadi pengendali. Pasalnya pengungkapan kasus 240 kilogram ganja, di halaman SD Kramatjati, Kamis (8/8/2019), yang kedua kalinya dilakukan oleh narapidana dari LP Cirebon.

Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Arman Depari, yang menyayangkan hal itu kembali terjadi. Pasalnya, napi yang ada didalam lapas Cirebon masih bebas mengendalikan pengiriman ratusan kilogram ganja tersebut.

“Kasus yang kemarin merupakan yang kedua, sebelumnya pada 30 Januari lalu kita ungkap 1,5 ton ganja. Itu masih pengendali yang sama, dan kembali terjadi,” katanya, Jumat (9/8/2019).

Atas kejadian itu, jenderal bintang dua ini menilai tak ada keseriusan dari dirjen PAS untuk ikut memberantas narkotika. Pasalnya, hanya berselang beberapa bulan, pemesanan kembali dilakukan karena lemahnya pengawasan didalam lapas. “Masih sama pemesannya, narapidana dari lapas Cirebon. Harusnya kan si napi dapat pengawasan ketat,” ungkapnya.

Selama ini, kata Arman, baik BNN, Polri, TNI hingga Bea Cukai bertaruh nyawa untuk memberantas narkotika. Namun, di dalam jeruji besi, para pengendali masih dengan mudahnya mengorder ratusan kilogram ganja maupun sabu untuk di pasok ke Indonesia. “Apalagi kita tahu saat ini, hampir 90 persen narkoba yang masuk ke Indonesia semua dikendalikan napi dari dalam lapas,” terangnya.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 240 kilogram ganja berhasil ditemukan petugas BNN, dari dalam tabung las, dan tabung kompresor. Barang haram yang dikirim dari Aceh itu pun dikendalikan oleh seorang narapidana dari lembaga Pemasyarakatan (lapas) Cirebon. Dalam peristiwa itu, petugas juga mengamankan enam orang pelaku yang merupakan kurir. (ifand/yp)