Cari situs poker terbaik di Indonesia? Nirwanapoker adalah jawabannya. Resmi sebagai penyedia platform IDNPoker, mereka menghadirkan sistem fair play, server cepat, dan pilihan permainan lengkap. Pendaftaran mudah, deposit fleksibel, serta promo rutin siap meningkatkan peluang Anda. Bergabung hari ini dan temukan pengalaman poker online yang aman, lancar, dan benar-benar profesional.

Akhirnya, ketersediaan data macau 4d/5d memungkinkan siapa pun untuk mengikuti live draw toto macau dan kemudian memeriksa hasilnya secara langsung melalui tabel data yang otomatis terisi setelah undian selesai. Penyediaan pengeluaran macau di situs ARIZONA88 memberi nilai tambah bagi pengguna yang menghargai update cepat dan transparan dari angka-angka yang diumumkan pada setiap periode undian pasaran togel ini.

Jika Anda ingin memulai permainan idnslot, ada situs terpercaya yang memberikan proses pendaftaran yang mudah dan cepat, bahkan untuk pemula sekalipun. Cukup klik tombol daftar di VIO88, isi data yang diminta, dan akun siap digunakan untuk menjelajahi banyak permainan slot qris. Dengan dukungan fitur keselamatan yang solid, pengalaman bermain Anda jadi lancar tanpa kendala.

Friday, 06 December 2019

Tolak Iuran Naik, Warga: Daripada Bangun Ibukota Baru, Anggarannya Buat Nutup Defisit BPJS Kesehatan

Jumat, 30 Agustus 2019 — 4:00 WIB
wpid-2019-08-30-00.13.50.jpg

JAKARTA – Naiknya harga iuran Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, mulai mendapat penolakaan dari warga. Di antaranya ada yang menilai, daripada anggaran yang ada saat ini digunakan untuk membangun ibukota baru, lebih baik dialihkan untuk menutup defisit yang terjadi saat ini.

Hadi Purnomo (34), warga yang menentang naiknya iuran BPJS kesehatan yang dianggap memberatkan. Pasalnya, kenaikan yang diberlakukan pemerintah malah mencekik karena dua kali lipat.

“Ini sama saja bikin warga malas bayar iuran. Karena nilainya besar banget dan naiknya nggak tanggung-tanggung,” katanya, Kamis (29/8/2019).

Hadi mengatakan, ketentuan pemerintah saat ini semakin menjadi-jadi dan membuat warga semakin sengsara. Padahal, seharusnya anggaran untuk kesehatan disiapkan dan bukan membebankan warga.

“Ini warga yang disiksa karena harus membayar lebih banyak, padahal kan seharusnya pemerintah yang memberikan subsidi,” ungkapnya.

Hadi pun menyarankan, seharusnya anggaran yang saat ini disiapkan untuk melakukan pembangunan di Kalimantan Timur, dialihkan. Terlebih, uang yang disiapkan itu membangun ibukota baru tersebut, nilainya mencapai ratusan triliun.

“Ini uang yang ada harusnya untuk masyarakat malah dibikin ibukota baru, jadi merasa kecewa kemarin milih Pak Jokowi lagi,” ungkapnya.

Tanggapan lain juga disampaikan Sugeng, 41, yang sangat tak setuju dengan apa yang disampaikan pemerintah. Pasalnya, sesuatu yang baru disampaikan, tak berapa lama langsung disepakati.

“Nggak ada upaya untuk menjaring opini dulu, ini tahu-tahu langsung ketok palu dan awal bulan ditentukan,” keluhnya.

Sugeng juga menilai, banyak ketentuan yang digulirkan pemerintah sudah beberapa kali ini menyengsarakan masyarakat. Mulai dari pemindahan ibukota yang dinilai sesuka hati dan yang terbaru kenaikan iuran BPJS kesehatan.

“Saat ini masyarakat terus diminta untuk mengikuti semua program yang digulirkan. Padahal kan ini membuat kami kesulitan,” pungkasnya. (Ifand)