Cari situs poker terbaik di Indonesia? Nirwanapoker adalah jawabannya. Resmi sebagai penyedia platform IDNPoker, mereka menghadirkan sistem fair play, server cepat, dan pilihan permainan lengkap. Pendaftaran mudah, deposit fleksibel, serta promo rutin siap meningkatkan peluang Anda. Bergabung hari ini dan temukan pengalaman poker online yang aman, lancar, dan benar-benar profesional.

Akhirnya, ketersediaan data macau 4d/5d memungkinkan siapa pun untuk mengikuti live draw toto macau dan kemudian memeriksa hasilnya secara langsung melalui tabel data yang otomatis terisi setelah undian selesai. Penyediaan pengeluaran macau di situs ARIZONA88 memberi nilai tambah bagi pengguna yang menghargai update cepat dan transparan dari angka-angka yang diumumkan pada setiap periode undian pasaran togel ini.

Jika Anda ingin memulai permainan idnslot, ada situs terpercaya yang memberikan proses pendaftaran yang mudah dan cepat, bahkan untuk pemula sekalipun. Cukup klik tombol daftar di VIO88, isi data yang diminta, dan akun siap digunakan untuk menjelajahi banyak permainan slot qris. Dengan dukungan fitur keselamatan yang solid, pengalaman bermain Anda jadi lancar tanpa kendala.

Thursday, 12 December 2019

Sebelum Habisi Ayah dan Anak, Aulia Bayar Dukun Rp40 Juta untuk Santet Suaminya

Senin, 2 September 2019 — 17:23 WIB
Tersangka Aulia Kesuma, wanita yang menghabisi ayah dan anak, dibawa polisi ke Polda Metro Jaya. (firda)

Tersangka Aulia Kesuma, wanita yang menghabisi ayah dan anak, dibawa polisi ke Polda Metro Jaya. (firda)

JAKARTA – Siapa sangka, otak pembunuhan terhadap ayah dan anak di Lebak Bulus, Aulia Kesuma (AK), sempat berencana menyantet bahkan menembak sang suami, Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili.

Ide santet dan penembakan ini buntut dari perasaan tersudut tersangka AK atas hutang-utangnya yang kian menumpuk, yakni mencapai Rp. 10 miliar. Tersangka AK lalu meminta bantuan mantan asisten rumah tangganya (ART), TN, untuk membunuh sang suami dan anak tirinya, M. Adi Pradana alias Dana. TN pun mengenalkan sang suami, RD, kepada AK untuk melakukan santet.

“Tersangka AK mencari dukun untuk menyantet korban biar meninggal. Dia mengeluarkan uang Rp40 juta untuk biaya ke dukun untuk santet suaminya. Tapi suaminya tak mempan disantet,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (2/9/2019).

(Baca: Polisi Sebut Keterangan Otak Pembunuhan Ayah dan Anak Berubah-ubah)

Begitu tau rencana santet tersebut gagal, AK pun mengubah rencana pembunuhan itu. Ia pun meminta agar dicarikan senjata api dan eksekutor yang dapat menghabisi nyawa suami dan anak tirinya tersebut. Berangkat lah RD untuk mencarikan senjata api berbekal uang Rp. 25 juta. Tetapi ternyata uang tersebut masih kurang, AK menambah menjadi Rp. 10 juta.

aulia kusuma(toga)

“Tetapi mereka ga jadi menembak karena harganya mahal. Akhirnya terpikirkan kembali untuk menghabisi dengan membakar. Itu sudah direncanakan dari awal juga,” jelasnya.

Setelah dua rencana pembunuhan itu gagal, tersangka AK akhirnya merencanakan membunuh Edi dan Dana dengan bantuan tersangka A dan S. Di mana selanjutnya jenazah kedua korban itu dibawa dan dibakar di Sukabumi.

Seperti diketahui, dua jasad korban, Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili dan anaknya, M Adi Pradana alias Dana, ditemukan dalam sebuah mobil terbakar di Jalan Cidahu-Parakansalak, Kampung Bondol, Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (25/8/2019) sekitar pukul 12.00 WIB.

Kedua jasad ini ditemukan oleh sejumlah warga, setelah api yang membakar minibus Toyota Calya berpelat nomor B 2983 SZH itu mulai mengecil.

AK sengaja menyewa orang untuk menghabisi nyawa suami dan anak tirinya itu karena masalah utang dan rumah tangga. Selanjutnya pada Senin (26/8/2019) malam, polisi pun menangkap AK di Jakarta. Sedangkan pelaku lainnya, KV alias GK, kini tengah dirawat di Rumah Sakit Pertamina, Jakarta.

Dua tersangka lainnya yakni A dan S telah ditangkap di Lampung Timur dan kini tengah diperiksa secara intensif di Polda Metro Jaya. (firda/yp)