Cari situs poker terbaik di Indonesia? Nirwanapoker adalah jawabannya. Resmi sebagai penyedia platform IDNPoker, mereka menghadirkan sistem fair play, server cepat, dan pilihan permainan lengkap. Pendaftaran mudah, deposit fleksibel, serta promo rutin siap meningkatkan peluang Anda. Bergabung hari ini dan temukan pengalaman poker online yang aman, lancar, dan benar-benar profesional.

Akhirnya, ketersediaan data macau 4d/5d memungkinkan siapa pun untuk mengikuti live draw toto macau dan kemudian memeriksa hasilnya secara langsung melalui tabel data yang otomatis terisi setelah undian selesai. Penyediaan pengeluaran macau di situs ARIZONA88 memberi nilai tambah bagi pengguna yang menghargai update cepat dan transparan dari angka-angka yang diumumkan pada setiap periode undian pasaran togel ini.

Jika Anda ingin memulai permainan idnslot, ada situs terpercaya yang memberikan proses pendaftaran yang mudah dan cepat, bahkan untuk pemula sekalipun. Cukup klik tombol daftar di VIO88, isi data yang diminta, dan akun siap digunakan untuk menjelajahi banyak permainan slot qris. Dengan dukungan fitur keselamatan yang solid, pengalaman bermain Anda jadi lancar tanpa kendala.

Thursday, 12 December 2019

Terungkap, Aulia Sempat Beli Obat Tidur Sebelum Eksekusi Suami dan Anaknya

Kamis, 5 September 2019 — 22:50 WIB
Aulia, tersangka pembunuh suami dan anak tiri, saat rekonstruksi di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan. (firda)

Aulia, tersangka pembunuh suami dan anak tiri, saat rekonstruksi di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan. (firda)

JAKARTA – Terungkap, otak pembunuhan ayah dan anak, Aulia Kesuma (AK) menyiapkan jus, minuman keras, hingga handuk di area Apartemen Kalibata City, guna mengeksekusi Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili dan M. Adi Pradana alias Dana.

Hal ini terungkap dari adegan rekonstruksi di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, Kamis (5/9/2019). Rekonstruksi tersebut menghadirkan tiga tersangka yakni tersangka Aulia, S, dan A. Sementara tersangka KV alias GK digantikan oleh peran pengganti, sebab, KV masih menjalani perawatan pasca terkena luka bakar.

Dari adegan rekontruksi, diketahui AK membeli obat tidur valres di toko Century. Tak hanya obat tidur, tersangka AK juga membeli alkohol di sana.

Selanjutnya, AK digiring menuju alfa express Apartemen Kalibata City. Di sana ia membeli handuk kuning yang dipakai untuk membekap kedua korban. Sejumlah warga yang penasaran pun nampak berkumpul untuk melihat reka adegan di sana.

Kemudian, AK menuju ke parkiran tower mawar apartemen tersebut. Dalam rekontruksi itu, nampak pula tersangka A, S dan tersangka KV alias GK yang diperagakan oleh pemeran pengganti. Di sana, AK berdiskusi dengan ketiga tersangka perihal rencana pembunuhan itu. Mereka juga sempat meminum kopi di sana.

Setelah melakukan rekontruksi di parkiran, tersangka AK menuju tower mawar lantai 20 bersama pemeran pengganti tersangka KV alias GK. Rekontruksi di apartemen itu berakhir dengan adegan AK, A dan S di depan lobi tower mawar.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, ada 26 adegan yang diperagakan oleh para tersangka di area Apartemen Kalibata City. Di mana, 26 adegan itu terbagi di lima titik, toko century, alfa express, parkiran tower mawar, salah satu unit apartemen milik KV dan lobi.

“Tentunya tadi penyidik sudah merencanakan ada 58 adegan dan kemudian tadi di awali di kalibata. Di sana ada 26 adegan,” ujar Argo di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Kamis (5/9/2019).

“Artinya tadi adegan pertama dimulai dari keterangan tersangka satu. Lalu dibenarkan oleh tersangka yang lain. Itu kumpul di suatu kamar, nanti ada perencanaan seperti apa,” lanjutnya.

Seperti diketahui, aksi pembunuhan ini merupakan buntut dari hutang AK yang mencapai Rp. 10 miliar. Pusing tak kuat membayar hutang, sedangkan sang suami, Edi, tak mau turun tangan, AK pun berencana menghabisi nyawa suaminya dengan berbagai cara.

Pertama, AK berencana menyantet Edi, namun gagal. Kemudian ia kembali merencanakan aksi penembakan, tetapi kembali gagal. Alasannya, harga senjata api ilegal cukup mahal, dan uang yang dimiliki AK kurang. Sehingga muncul ide pembunuhan dengan cara diberi obat tidur dan dibekap. (firda/win)