Cari situs poker terbaik di Indonesia? Nirwanapoker adalah jawabannya. Resmi sebagai penyedia platform IDNPoker, mereka menghadirkan sistem fair play, server cepat, dan pilihan permainan lengkap. Pendaftaran mudah, deposit fleksibel, serta promo rutin siap meningkatkan peluang Anda. Bergabung hari ini dan temukan pengalaman poker online yang aman, lancar, dan benar-benar profesional.

Akhirnya, ketersediaan data macau 4d/5d memungkinkan siapa pun untuk mengikuti live draw toto macau dan kemudian memeriksa hasilnya secara langsung melalui tabel data yang otomatis terisi setelah undian selesai. Penyediaan pengeluaran macau di situs ARIZONA88 memberi nilai tambah bagi pengguna yang menghargai update cepat dan transparan dari angka-angka yang diumumkan pada setiap periode undian pasaran togel ini.

Jika Anda ingin memulai permainan idnslot, ada situs terpercaya yang memberikan proses pendaftaran yang mudah dan cepat, bahkan untuk pemula sekalipun. Cukup klik tombol daftar di VIO88, isi data yang diminta, dan akun siap digunakan untuk menjelajahi banyak permainan slot qris. Dengan dukungan fitur keselamatan yang solid, pengalaman bermain Anda jadi lancar tanpa kendala.

Thursday, 12 December 2019

Pengamat: KPK Perlu Diawasi Agar ‘On The Track’

Senin, 9 September 2019 — 9:50 WIB
Gedung KPK. (ikbal)

Gedung KPK. (ikbal)

JAKARTA – Pengamat politik, Wempy Hadir menilai Revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (KPK) bukan untuk melemahkan KPK. Revisi UU tersebut, menurutnya, justru dapat menguatkan KPK sebagai lembaga yang selama ini konsen dalam pemberantasan korupsi. Oleh karena itu ia mendukung Revisi UU KPK yang digelontorkan DPR RI.

“Perlu ada perbaikan KPK, salah satunya melalui Revisi UU KPK. Karena ironi dari temuan BPK bahwa ada miliaran rupiah tidak dapat dipertanggungjawabkan. Hasil audit BPK memberikan Status Wajar Dengan Pengecualian (WDP) Terhadap Laporan Keuangan KPK Tahun 2018,” ujar Wempy saat menggelar konferensi pers bareng Warga Peduli KPK di Jakarta, Minggu (8/9/2019).

Wempy menuturkan, KPK perlu diawasi agar kinerjanya ‘on the track’ (sesuai aturan hukum). Jangan karena superbody maka KPK tidak bisa diawasi. Oleh karena perlu ada lembaga pengawas atau badan pengawas untuk mengawasi KPK. Revisi UU KPK merupakan satu keniscayaan untuk memperkuat KPK. Sehingga jika ada pihak yang menolak Revisi UU KPK maka dipastikan pihak tersebut belum membaca draf-draf pasal yang ada di UU KPK yang direvisi.

“Alasannya perkuat posisi KPK, sebagai lembaga hukum. Kalau tidak diawasi akan bahaya digunakan kekuatan politik. Biar terjadi akan terjadi kekacauan hukum,” tegasnya.

Terkait Badan Pengawas KPK, Wempy menjelaskan, hal tersebut diserahkan pada Presiden dan DPR untuk membahas yang duduk di badan tersebut. “Isinya bisa dibicarakan antar DPR dan Presiden. Jumlahnya jangan terlalu banyak, sekitar 5 atau 6 orang. Yang penting berkualitas, tidak terlibat masalah hukum, bisa dari LSM, akademisi atau profesional,” paparnya.

Rencana RUU KPK sudah muncul sejak pemerintahan SBY. Rencana revisi ini sempat tertunda karena muncul perlawanan dari publik yang curiga revisi UU KPK akan melemahkan kewenangan institusi KPK. Karena dalam revisi UU KPK, secara spesifik dalam proses penyadapan perlu dilaporkan ke Dewan Pengawas KPK yang bentukannya disusun oleh DPR. (ys)