Cari situs poker terbaik di Indonesia? Nirwanapoker adalah jawabannya. Resmi sebagai penyedia platform IDNPoker, mereka menghadirkan sistem fair play, server cepat, dan pilihan permainan lengkap. Pendaftaran mudah, deposit fleksibel, serta promo rutin siap meningkatkan peluang Anda. Bergabung hari ini dan temukan pengalaman poker online yang aman, lancar, dan benar-benar profesional.

Akhirnya, ketersediaan data macau 4d/5d memungkinkan siapa pun untuk mengikuti live draw toto macau dan kemudian memeriksa hasilnya secara langsung melalui tabel data yang otomatis terisi setelah undian selesai. Penyediaan pengeluaran macau di situs ARIZONA88 memberi nilai tambah bagi pengguna yang menghargai update cepat dan transparan dari angka-angka yang diumumkan pada setiap periode undian pasaran togel ini.

Jika Anda ingin memulai permainan idnslot, ada situs terpercaya yang memberikan proses pendaftaran yang mudah dan cepat, bahkan untuk pemula sekalipun. Cukup klik tombol daftar di VIO88, isi data yang diminta, dan akun siap digunakan untuk menjelajahi banyak permainan slot qris. Dengan dukungan fitur keselamatan yang solid, pengalaman bermain Anda jadi lancar tanpa kendala.

Thursday, 05 December 2019

KPK Tegaskan Tak Ada Motif Politik Penetapan Tersangka Imam Nahrawi

Kamis, 19 September 2019 — 19:43 WIB
Wakil Ketua KPK, Laode M Syarif. (ikbal)

Wakil Ketua KPK, Laode M Syarif. (ikbal)

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah pernyataan Menpora Imam Nahrawi yang mengaku tidak pernah menerima surat panggilan untuk diperiksa. Wakil Ketua KPK, Laode M Syarif, mengatakan surat panggilan sudah dilayangkan beberapa minggu sebelumnya.

“Saya juga ingin mengklarifikasi dari pernyataan Menpora bahwa dia baru mengetahui kemarin. Saya pikir itu salah karena kami sudah kirimkan kan kalau kami menetapkan status tersangka seseorang itu ada kewajiban dari KPK untuk menyampaikan surat kepada beliau dan beliau sudah menerimanya beberapa minggu lalu,” ujarnya di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (19/9/2019).

(BacaJadi Tersangka KPK, Imam Nahrawi: Semoga Bukan Bersifat Politis)

Terkait dengan pemanggilan ulang Imam usai penetapan tersangka, Laode mengaku belum mengetahui. Dia menegaskan politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu sudah berulang kali dipanggil.

“Saya kurang tahu tetapi kemarin sudah, saya yakin penyidik sudah memanggilnya lagi karena beliau sudah dipanggil beberapa kali ya tidak datang,” imbuhnya.

Lebih lanjut Laode juga membantah status tersangka Imam beraroma politis. “Itu tidak ada motif politik sama sekali kalau mau motif politik mungkin diumumkan sejak ribut-ribut kemarin, enggak ada,” tegas dia. (ikbal/ys)