Cari situs poker terbaik di Indonesia? Nirwanapoker adalah jawabannya. Resmi sebagai penyedia platform IDNPoker, mereka menghadirkan sistem fair play, server cepat, dan pilihan permainan lengkap. Pendaftaran mudah, deposit fleksibel, serta promo rutin siap meningkatkan peluang Anda. Bergabung hari ini dan temukan pengalaman poker online yang aman, lancar, dan benar-benar profesional.

Akhirnya, ketersediaan data macau 4d/5d memungkinkan siapa pun untuk mengikuti live draw toto macau dan kemudian memeriksa hasilnya secara langsung melalui tabel data yang otomatis terisi setelah undian selesai. Penyediaan pengeluaran macau di situs ARIZONA88 memberi nilai tambah bagi pengguna yang menghargai update cepat dan transparan dari angka-angka yang diumumkan pada setiap periode undian pasaran togel ini.

Jika Anda ingin memulai permainan idnslot, ada situs terpercaya yang memberikan proses pendaftaran yang mudah dan cepat, bahkan untuk pemula sekalipun. Cukup klik tombol daftar di VIO88, isi data yang diminta, dan akun siap digunakan untuk menjelajahi banyak permainan slot qris. Dengan dukungan fitur keselamatan yang solid, pengalaman bermain Anda jadi lancar tanpa kendala.

Thursday, 12 December 2019

Bersatus Tersangka, Polisi Pulangkan Dhandy

Jumat, 27 September 2019 — 8:17 WIB
Dandhy Dwi Laksono di Polda Metro Jaya. (ist)

Dandhy Dwi Laksono di Polda Metro Jaya. (ist)

JAKARTA – Penggarap film dokumenter ‘Sexy Killers’, Dandhy Dwi Laksono, ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan penyebaran kebencian.

Kuasa Hukum Dandhy, Alghifari Aqsa, menyampaikan informasi tersebut setelah menemani Dandhy menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan.

“Status Dandhy tersangka,” ujar Alghifari di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (27/9/2019).

Meski telah ditetapkan sebagai tersangka, namun polisi tak lantas melakukan penahanan terhadap jurnalis tersebut. Pasalnya, seusai menjalani pemeriksaan hari ini, ia dipulangkan kembali oleh pihak kepolisian.

“Hari ini beliau dipulangkan, tidak ditahan. Kita menunggu proses selanjutnya dari kepolisian,” kata Alghifari.

Ia menyebut, Dandhy dijerat Pasal 28 Ayat (2) jo Pasal 45A Ayat (2) Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik tentang penyebaran ujaran kebencian terhadap individu atau suatu kelompok berdasarkan SARA.

(Baca: Setelah Dhandy, Ananda Badudu Ditangkap Polisi)

Sebelumnya, Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Bidang Advokasi Muhammad Isnur membenarkan perihal penangkapan terhadap Dandhy.

“Iya benar,” kata Isnur dikonfirmasi terpisah.

Isnur mengatakan, Dandhy ditangkap di kediamannya di Pondokgede, Bekasi, Kamis (26/9/2019) pukul 23.00 WIB.

Penangkapan itu berawal dari adanya tamu menggedor-gedor pagar rumah sekitar pukul 22.45 WIB. Ketika dibuka oleh Dandhy, ternyata tamu itu adalah Penyidik Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, yakni Ipda Fathurroji bersama tiga rekannya.

Selanjutnya, keempat polisi tersebut menunjukkan surat penangkapan untuk Dandhy. “Alasannya ditangkap karena postingan di sosial media Twitter mengenai Papua,” terang Isnur. (firda)

Penggarap film dokumenter ‘Sexy Killers’, Dandhy Dwi Laksono (tengah), di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (27/9/2019).