Cari situs poker terbaik di Indonesia? Nirwanapoker adalah jawabannya. Resmi sebagai penyedia platform IDNPoker, mereka menghadirkan sistem fair play, server cepat, dan pilihan permainan lengkap. Pendaftaran mudah, deposit fleksibel, serta promo rutin siap meningkatkan peluang Anda. Bergabung hari ini dan temukan pengalaman poker online yang aman, lancar, dan benar-benar profesional.

Akhirnya, ketersediaan data macau 4d/5d memungkinkan siapa pun untuk mengikuti live draw toto macau dan kemudian memeriksa hasilnya secara langsung melalui tabel data yang otomatis terisi setelah undian selesai. Penyediaan pengeluaran macau di situs ARIZONA88 memberi nilai tambah bagi pengguna yang menghargai update cepat dan transparan dari angka-angka yang diumumkan pada setiap periode undian pasaran togel ini.

Jika Anda ingin memulai permainan idnslot, ada situs terpercaya yang memberikan proses pendaftaran yang mudah dan cepat, bahkan untuk pemula sekalipun. Cukup klik tombol daftar di VIO88, isi data yang diminta, dan akun siap digunakan untuk menjelajahi banyak permainan slot qris. Dengan dukungan fitur keselamatan yang solid, pengalaman bermain Anda jadi lancar tanpa kendala.

Thursday, 05 December 2019

Ditahan KPK, Imam Nahrawi Minta Didoakan

Sabtu, 28 September 2019 — 6:36 WIB
Eks Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menggunakan rompi tahanan, usai menjalani pemeriksaan (rihadin)

Eks Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menggunakan rompi tahanan, usai menjalani pemeriksaan (rihadin)

JAKARTA – Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, berharap proses hukum yang tengah dijalani berjalan dengan baik. Dia juga meminta dukungan berupa doa kepada publik agar dapat menjalani proses hukum.

“Doakan saya mengikuti proses hukum yang saya jalani ini dan semuanya berjalan dengan baik,” di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Jumat (27/9/2019).

Imam ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Imam ditahan usai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka  selama sekitar delapan jam.

Diakhir pernyataannya kepada awak media, Politisi Partai Kebangkitan (PKB) ini sempat menyampaikan harapannya terhadap Indonesia.

“Dan Indonesia tetap menjadi NKRI yang kita cintai,” tutupnya.

Imam ditetapkan sebagai tersangka karena diduga menerima suap dan gratifikasi sejumlah Rp26,5 miliar untuk pengurusan proposal dana hibah KONI.

(Baca: Ditahan KPK, Imam Nahrawi Bicara Takdir)

Dia diduga menerima uang dalam dua tahapan. Politisi PKB itu menerima uang pada  2014-2018 melalui Asisten Pribadinya, Miftahul Ulum senilai Rp14,7 miliar dan kedua sekitar tahun 2016-2018 sejumlah Rp11,8 miliar.

(Baca: KPK Copot Jaket Garuda Imam Nahrawi, Ganti Jadi Baju Tahanan)

Sebelumnya Imam selalu mangkir saat dipaggil KPK. Tercatat KPK memanggil Imam sebanyak tiga kali yakni pada  31 Juli 2019, 2 Agustus 2019 dan 21 Agustus 2019. Dia baru memenuhi panggilan KPK hari ini usai ditetapkan sebagi tersangka. (ikbal/yp)