Cari situs poker terbaik di Indonesia? Nirwanapoker adalah jawabannya. Resmi sebagai penyedia platform IDNPoker, mereka menghadirkan sistem fair play, server cepat, dan pilihan permainan lengkap. Pendaftaran mudah, deposit fleksibel, serta promo rutin siap meningkatkan peluang Anda. Bergabung hari ini dan temukan pengalaman poker online yang aman, lancar, dan benar-benar profesional.

Akhirnya, ketersediaan data macau 4d/5d memungkinkan siapa pun untuk mengikuti live draw toto macau dan kemudian memeriksa hasilnya secara langsung melalui tabel data yang otomatis terisi setelah undian selesai. Penyediaan pengeluaran macau di situs ARIZONA88 memberi nilai tambah bagi pengguna yang menghargai update cepat dan transparan dari angka-angka yang diumumkan pada setiap periode undian pasaran togel ini.

Jika Anda ingin memulai permainan idnslot, ada situs terpercaya yang memberikan proses pendaftaran yang mudah dan cepat, bahkan untuk pemula sekalipun. Cukup klik tombol daftar di VIO88, isi data yang diminta, dan akun siap digunakan untuk menjelajahi banyak permainan slot qris. Dengan dukungan fitur keselamatan yang solid, pengalaman bermain Anda jadi lancar tanpa kendala.

Saturday, 02 November 2019

Heboh Anggaran Rp5 Miliar untuk Influencer, Kadinas Pariwisata Mundur dari Jabatan

Jumat, 1 November 2019 — 16:17 WIB
Edy Junaedi saat menjabat Kepala Dinas Pariwisata Pemprov DKI Jakarta.(dok)

Edy Junaedi saat menjabat Kepala Dinas Pariwisata Pemprov DKI Jakarta.(dok)

JAKARTA –  Anggaran Pemprov DKI Jakarta makan korban. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Edy Junaedi mengundurkan diri dari jabatannya, Kamis (31/10/2019)

“Pak Edy mengundurkan diri semalam per tanggal 31 Oktober,” ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta Chaidir  saat dikonfirmasi, Jumat (1/11/2019).

Menurut Chaidir Edy mengundurkan diri atas permintaannya sendiri dan tidak ada yang menekannya.

Pengunduran diri ini terjadi setelah heboh anggaran Rp 5 miliar untuk influencer. Namun Chaidir membantah pengunduran diri Edy berkaitan dengan kasus anggaran Rp 5 miliar untuk membayar influencer dalam rancangan Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) untuk anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2020.

“Tidaklah, tidak ada kaitan ke situ (anggaran influencer). Dia mau mengundurkan diri saja, mengundurkan diri atas permintaan sendiri,” tegas Chaidir.

Chaidir menjelaskan, Edy ingin menjadi staf Dinas Pariwisata di anjungan Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

“Dia ingin jadi staf anjungan Taman Mini,” ucap Chaidir.

Sebelum Edy mengundurkan diri, anggaran influencer di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta viral di media sosial.(tri)