Cari situs poker terbaik di Indonesia? Nirwanapoker adalah jawabannya. Resmi sebagai penyedia platform IDNPoker, mereka menghadirkan sistem fair play, server cepat, dan pilihan permainan lengkap. Pendaftaran mudah, deposit fleksibel, serta promo rutin siap meningkatkan peluang Anda. Bergabung hari ini dan temukan pengalaman poker online yang aman, lancar, dan benar-benar profesional.

Akhirnya, ketersediaan data macau 4d/5d memungkinkan siapa pun untuk mengikuti live draw toto macau dan kemudian memeriksa hasilnya secara langsung melalui tabel data yang otomatis terisi setelah undian selesai. Penyediaan pengeluaran macau di situs ARIZONA88 memberi nilai tambah bagi pengguna yang menghargai update cepat dan transparan dari angka-angka yang diumumkan pada setiap periode undian pasaran togel ini.

Jika Anda ingin memulai permainan idnslot, ada situs terpercaya yang memberikan proses pendaftaran yang mudah dan cepat, bahkan untuk pemula sekalipun. Cukup klik tombol daftar di VIO88, isi data yang diminta, dan akun siap digunakan untuk menjelajahi banyak permainan slot qris. Dengan dukungan fitur keselamatan yang solid, pengalaman bermain Anda jadi lancar tanpa kendala.

Friday, 15 November 2019

Target Pendapatan Parkir di Tangsel Sulit Tercapai, Ini Alasannya

Kamis, 14 November 2019 — 20:00 WIB
Kepala DishubKota Tangsel Purnawa Wijaya. (anton)

Kepala DishubKota Tangsel Purnawa Wijaya. (anton)

TANGSEL  – Jajaran Pemkot Tangerang Selatan (Tangsel) kesulitan memenuhi target penerimaan retribusi parkir on street alasannya banyak pengelola parkir tidak taat aturan dan illegal.

“Dari 100 titik parkir on street yang ditargetkan ditangani Pemkot Tangsel melalui Dinas Perhubungan (Dishub) selama ini hanya 37 titik parkir saja yang dapat dikelola dengan baik,” ujar Kepala Dishub Tangsel Purnama Wijaya, Kamis (14/11/2019).

Sedangkan 63 titik lokasi parkir on street masih dikelola orang tidak berdasi sehingga hasil capaian target retribusi hingga awal November 2019 ini masih jauh dari harapan.

Namun, pihak Dishub terus berupaya melakukan sosialisasi dan pendekatan secara persuasive kepada pengelola parkir illegal tersebut.

Menurut dia, kurun waktu satu bulan target bretribusi parkir sekitar Rp 50 juta tapi yang terealisasi masih jauh dari harapan atau hanya sekitar 54 hingga 80 persen saja setiap bulan tidak pernah sampai 100 persen.

Hasil yang tidak maksimal tersebut terjadi lantaran banyak faktor selain banyak parkir ilegal yakni banyak pengelola yang telat membayar retribusi. “Banyak yang tak tepat waktu bayar retribusi. Ya kalau ngutang begitu pasti ada dendanya,” katanya yang beberapa bulan belakangan telah menurunkan tim terdiri lima orang untuk mengajak pengelola [parkir on street taat aturan.

Memang di lapangan agak sulit kalau yang menanggani parkir on street itu bukan orang yang berdasi. Pihaknya, tambah dia, harus perlahan dan secara persuasif mencapaikan aturan yang ada sehingga tidak menimbulkan masalah. (anton/win)