Cari situs poker terbaik di Indonesia? Nirwanapoker adalah jawabannya. Resmi sebagai penyedia platform IDNPoker, mereka menghadirkan sistem fair play, server cepat, dan pilihan permainan lengkap. Pendaftaran mudah, deposit fleksibel, serta promo rutin siap meningkatkan peluang Anda. Bergabung hari ini dan temukan pengalaman poker online yang aman, lancar, dan benar-benar profesional.

Akhirnya, ketersediaan data macau 4d/5d memungkinkan siapa pun untuk mengikuti live draw toto macau dan kemudian memeriksa hasilnya secara langsung melalui tabel data yang otomatis terisi setelah undian selesai. Penyediaan pengeluaran macau di situs ARIZONA88 memberi nilai tambah bagi pengguna yang menghargai update cepat dan transparan dari angka-angka yang diumumkan pada setiap periode undian pasaran togel ini.

Jika Anda ingin memulai permainan idnslot, ada situs terpercaya yang memberikan proses pendaftaran yang mudah dan cepat, bahkan untuk pemula sekalipun. Cukup klik tombol daftar di VIO88, isi data yang diminta, dan akun siap digunakan untuk menjelajahi banyak permainan slot qris. Dengan dukungan fitur keselamatan yang solid, pengalaman bermain Anda jadi lancar tanpa kendala.

Saturday, 16 November 2019

Wacana ERP di Jalan Margonda Raya, Warga: Ngaco Aja Sih

Jumat, 15 November 2019 — 14:51 WIB
Kemacetan selalu terlihat di Jalan Raya Margonda. (anton)

Kemacetan selalu terlihat di Jalan Raya Margonda. (anton)

DEPOK – Wacana pemberlakuan jalan berbayar di Jalan Raya Margonda,  Depok,  dinilai warga dan anggota DPRD Depok mengada ada, melihat kondisi ruas jalan yang tidak mendukung sama sekali.

Ngaco aja sih. Kondisi badan Jalan Raya Margonda belum mendukung untuk diberlakukan jalan berbayar. Masih banyak perlu dibenahi lebih dulu di lapangan, ” ujar Irwan,  warga Kampung Lio, Depok, Jumat (15/11/2019).

Sementara itu,  Ketua DPRD Depok Yusuf Syahputera,  menilai wacana itu perlu dikaji secara matang karena Depok masih belum memiliki jalan penunjang, yang dapat memindahkan arus lalu lintas dari arah Depok maupun Jakarta.

“Kondisi badan jalan penunjang dari Depok ke Jakarta maupun sebaliknya baik di Cinere,  Tanah Baru, Kukusan dan Grogol terlalu kecil, ” ujarnya. Perlu ada penambahan jalan baru yang memadai jika ada pemberlakuan jalan berbayar di Jalan Raya Margonda. Infrastrukur pendukung dan penyediaan transportasi publik harus kami benahi terlebih dahulu,” lanjutnya

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok, H Dadang Wihana, menegaskan bahwa pihaknya dengan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) belum membahas terkait jalan berbayar atau Electronic Road Pricing (ERP) di Kota Depok.

“Perlu kami sampaikan bahwa ERP baru tahap kajian BPTJ, belum ada pembicaraan dengan Depok untuk implementasi tahun 2020,” ujarnya. (anton/mb)