Cari situs poker terbaik di Indonesia? Nirwanapoker adalah jawabannya. Resmi sebagai penyedia platform IDNPoker, mereka menghadirkan sistem fair play, server cepat, dan pilihan permainan lengkap. Pendaftaran mudah, deposit fleksibel, serta promo rutin siap meningkatkan peluang Anda. Bergabung hari ini dan temukan pengalaman poker online yang aman, lancar, dan benar-benar profesional.

Akhirnya, ketersediaan data macau 4d/5d memungkinkan siapa pun untuk mengikuti live draw toto macau dan kemudian memeriksa hasilnya secara langsung melalui tabel data yang otomatis terisi setelah undian selesai. Penyediaan pengeluaran macau di situs ARIZONA88 memberi nilai tambah bagi pengguna yang menghargai update cepat dan transparan dari angka-angka yang diumumkan pada setiap periode undian pasaran togel ini.

Jika Anda ingin memulai permainan idnslot, ada situs terpercaya yang memberikan proses pendaftaran yang mudah dan cepat, bahkan untuk pemula sekalipun. Cukup klik tombol daftar di VIO88, isi data yang diminta, dan akun siap digunakan untuk menjelajahi banyak permainan slot qris. Dengan dukungan fitur keselamatan yang solid, pengalaman bermain Anda jadi lancar tanpa kendala.

Sunday, 17 November 2019

Berbulan-Bulan Hanya PHP, Janda Itu Cekik Mati Si Bayi

Minggu, 17 November 2019 — 9:30 WIB
nah ini

KASIHAN sungguh nasib janda si Arie, 40, dari Tasikmalaya ini. Siap diselingkuhi Gumilar, 50, tetangga sendiri, tapi begitu hamil hanya hanya dijanjikan untuk dinikahi, tapi tak kunjung dipenuhi. Benar-benar Pemberi Harapan Palsu alias PHP.

Saking malunya sampai bayi itu lahir tak ada bapak resminya, Arie memilih mencekik bayi itu sampai tewas. Tentu saja jadi urusan polisi.

Lelaki memang suka begitu. Meski di rumah sudah punya “kendaraan” sendiri, melihat kendaraan mulus nganggur jadi kepengin juga nyemplak. Padahal nyemplak kendaraan pakai tanda petik pasti ada resikonya, bisa terjadi kehamilan di luar nikah. Jika tanggung jawab, ya nggak masalah. Tapi banyak kejadian sering ingkar janji macam politisi.

Nama lengkapnya Aries, tapi tetangga suka memanggilnya Arie begitu saja. Di kampungnya di Tasikmalaya, dia cukup dikenal, khususnya oleh kalangan lelaki. Soalnya Arie memang cantik, status janda lagi. Di mata lelaki petualang, berarti itu sebuah peluang. Kalau mau, paling satu putaran juga kena.

Banyak lelaki kampung itu yang menunjukkan minat. Tapi dari sekian kontestan, yang dapat lampu hijau hanyalah Gumilar. Sebab selain ahli menata kata, duitnya juga lumayan royal. Sering Arie diajak jajan, lalu pulangnya masih diberi uang buat belanja dapur. Di mata Arie, Gumilar memang lelaki dermawan. Suka menyantuni anak yatim dan janda sebagaimana anjuran KH Zainuddin MZ almarhum.

Tapi sesungguhnya, tak ada makan siang gratis kecuali di Panti Sosial. Maka di balik kedermawanannya nraktir makan dan memberi uang, sekali-sekali Gumilar juga kepengin “makan” janda tetangga yang masih pulen  macam beras Cianjur itu. Arie juga memberikan lampu hijau, karena sejak menjanda, rasanya suhu udara di kampung menjadi dingin 5 drajat di bawah nol.

Akhirnya koalisi itu kemudian ditingkatkan menjadi sebuah “eksekusi”. Berlangsung di rumah si janda itu sendiri.

Sejak itu Gumilar jadi suka keluar malam, katanya ngobrol sama tetangga sambil main gaple atau catur. Padahal aslinya, justru “bidak” Gumilar sendiri yang nyelonong ke kamar Arie.

Si janda pulen terus saja melayani, karena Gumilar selalu menggaransi, “Jika terjadi apa-apa hubungi dokter terdekat, eh…..siap tanggungjawab.”

Benar saja, beberapa bulan kemudia perut Arie menggelembung sedikit demi sedikit sampai kemudian jadi bukit. Tentu saja Arie segera menuntut tanggungjawa

Gumilar yang selama ini jadi investornya. Lagi-lagi dia memberikan angin surga, “Tenang, nanti akan segera saya nikahi,” kata Gumilar.

Untuk melakukan itu Gumilar harus pandai-pandai melobi istrinya. Tapi ternyata sang istri tidak memberi izin, karena dia tak rela dimadukan cintanya.

Masih ada untungnya, meski WIL suaminya sudah hamil istri Gumilar tidak sampai melabrak Arie. Sebab dia punya pertimbangan, pada akhirnya skandal itu akan memalukan keluarga sendiri.

Enak di Gumilar, tentu saja empot-empotan buat Arie. Kenapa hanya dijanjikan melulu, tapi tak ada realisasinya. Namun ternyata, sampai perut mulai kontraksi tanda mau persalinan, Gumilar tak juga membawanya ke KUA.

Arie tidak tahu bahwa lobi-lobi Gumilar gagal di rumah. Walhasil, sampai bayi itu lahir oeeeek oeeeek……, dia belum juga dinikahi.

Malu punya anak tanpa ayah, Arie jadi nekad, bayi tak berdosa itu dicekik sampai mati dan dikuburkan di kebon singkong belakang rumah. “Merpati saja tak pernah ingkar janji,” gerutu Arie.

Ternyata ada tetangga yang memergoki, sehingga dilaporkan ke polisi. Arie ditangkap dan ditahan. Sedangkan Gumilar bebas dari tuntutan hukum, karena tak terlibat dalam rencana pembunuhan bayi tersebut. “Saya siap menikahi kok, tapi dia yang nggak sabar,” kata Gumilar.

Cuma siap melulu, PHP melulu, tapi tak kunjung dibawa ke penghulu. (*/Gunarso TS)