Cari situs poker terbaik di Indonesia? Nirwanapoker adalah jawabannya. Resmi sebagai penyedia platform IDNPoker, mereka menghadirkan sistem fair play, server cepat, dan pilihan permainan lengkap. Pendaftaran mudah, deposit fleksibel, serta promo rutin siap meningkatkan peluang Anda. Bergabung hari ini dan temukan pengalaman poker online yang aman, lancar, dan benar-benar profesional.

Akhirnya, ketersediaan data macau 4d/5d memungkinkan siapa pun untuk mengikuti live draw toto macau dan kemudian memeriksa hasilnya secara langsung melalui tabel data yang otomatis terisi setelah undian selesai. Penyediaan pengeluaran macau di situs ARIZONA88 memberi nilai tambah bagi pengguna yang menghargai update cepat dan transparan dari angka-angka yang diumumkan pada setiap periode undian pasaran togel ini.

Jika Anda ingin memulai permainan idnslot, ada situs terpercaya yang memberikan proses pendaftaran yang mudah dan cepat, bahkan untuk pemula sekalipun. Cukup klik tombol daftar di VIO88, isi data yang diminta, dan akun siap digunakan untuk menjelajahi banyak permainan slot qris. Dengan dukungan fitur keselamatan yang solid, pengalaman bermain Anda jadi lancar tanpa kendala.

Wednesday, 20 November 2019

Jalur Sepeda di Cikini Dibongkar, Wakil Wali Kota Jakpus: Perbaikan Aja Kok

Selasa, 19 November 2019 — 12:25 WIB
Jalur sepeda yang dibongkar di Cikini karena proyek pelebaran trotoar. (Ist)

Jalur sepeda yang dibongkar di Cikini karena proyek pelebaran trotoar. (Ist)

JAKARTA – Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi, mengatakan bahwa pembongkaran jalur sepeda di kawasan Jalan Cikini Raya hanya bersifat sementara karena tengah ada proyek pelebaran trotoar di jalur tersebut.

Pembongkaran jalur khusus sepeda yang telah diberi cat hijau tersebut, baru beberapa bulan selesai pembuatannya. Namun, harus kembali dibongkar lantaran ada pelebaran trotoar yang tengah dikebut oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

“Cuma perbaikan doang kok, nggak diilangin. Itu trotoar perbaikan jalur sepedanya tetap ada,” kata Irwandi saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (19/11/2019).

Ditegaskan dirinya, jalur sepeda nantinya akan tetap ada setelah proyek pelebaran trotoar selesai dilakukan. Pembongkaran terpaksa dilakukan, karena menurut Irwandi jalur sepeda lebih dulu dibuat ketimbang rencana pelebaran trotoar.

“Iya, dibikin lagi tinggal cat lagi, cat ijo kayak semula. Perbaikan aja kan gitu. Karena jalur sepeda kemarin kan memang duluan (dibuat) terus trotoarnya harus ada pelebaran sedikit,” papar Irwandi.

Dia pun mengaku belum mengetahui panjang jalur sepeda yang dibongkar demi pelebaran trotoar tersebut. Menurutnya, akan lebih jelas jika ditanyakan langsung kepada Dinas Bina Marga selaku pemegang proyek trotoar.

Termasuk harga cat untuk kembali membuat jalur sepeda, Irwandi juga tidak mengetahui karena menjadi ranah Dinas Bina Marga. Dia pun mencontohkan kasus sebelumnya yakni penebangan pohon disekitar Jalan Cikini Raya yang sempat viral beberapa waktu lalu. Meski pohon ditebang karena beberapa alasan, namun setelah trotoar jadi maka pohon kembali ditanam dengan yang baru. Begitu juga dengan jalur sepeda, setelah pelebaran trotoar selesai maka jalur sepeda akan kembali dibuat.

“Waduh saya kurang tahu soalnya dia lagi dikerjain (panjang jalur sepeda yang dibongkar), nggak tau saya (harga cat),” tandas Irwandi.

Pembongkaran jalur sepeda sempat dikritik warga khususnya pengguna media sosial. Pasalnya, jalur sepeda baru dibuat beberapa bulan dengan anggaran tidak sedikit tetapi harus kembali dibongkar karena pelebaran trotoar.

Salah satu warga net yang mengkritik adalah akun Twitter @iina_surbakti, dia mengunggah beberapa foto jalur sepeda di kawasan Cikini yang tengah dibongkar.

Diponegoro, di bawah jembatan kereta Cikini, bongkar pasang dah kayak lego. Bikin jalur sepeda belum 2 bulan udah kebongkar pelebaran trotoar. Apa gak pada ngobrol ya di Pemprov),” tulis akun tersebut sekaligus menandai akun medsos Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan.

Alhasil kolom komentar pun diwarnai kekecewaan dan kritikan kepada Pemprov DKI yang dinilai tidak ada komunikasi yang baik antar Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). (yendhi/mb)