Cari situs poker terbaik di Indonesia? Nirwanapoker adalah jawabannya. Resmi sebagai penyedia platform IDNPoker, mereka menghadirkan sistem fair play, server cepat, dan pilihan permainan lengkap. Pendaftaran mudah, deposit fleksibel, serta promo rutin siap meningkatkan peluang Anda. Bergabung hari ini dan temukan pengalaman poker online yang aman, lancar, dan benar-benar profesional.

Akhirnya, ketersediaan data macau 4d/5d memungkinkan siapa pun untuk mengikuti live draw toto macau dan kemudian memeriksa hasilnya secara langsung melalui tabel data yang otomatis terisi setelah undian selesai. Penyediaan pengeluaran macau di situs ARIZONA88 memberi nilai tambah bagi pengguna yang menghargai update cepat dan transparan dari angka-angka yang diumumkan pada setiap periode undian pasaran togel ini.

Jika Anda ingin memulai permainan idnslot, ada situs terpercaya yang memberikan proses pendaftaran yang mudah dan cepat, bahkan untuk pemula sekalipun. Cukup klik tombol daftar di VIO88, isi data yang diminta, dan akun siap digunakan untuk menjelajahi banyak permainan slot qris. Dengan dukungan fitur keselamatan yang solid, pengalaman bermain Anda jadi lancar tanpa kendala.

Wednesday, 20 November 2019

Warga Korban Gusuran Tolak Tawaran Pelatihan Kerja Pemkot Jakut

Selasa, 19 November 2019 — 19:50 WIB
Warga korban penggusuran di Sunter Jaya, tidak tertarik tawaran pelatihan kerja . (deny)

Warga korban penggusuran di Sunter Jaya, tidak tertarik tawaran pelatihan kerja . (deny)

JAKARTA – Warga korban penggusuran di Jalan Agung Perkasa VIII, Kelurahan Sunter Jaya, Kecamatan Tanjung Priok, menolak tawaran rumah susun (Rusun) dan juga pelatihan kerja yang ditawarkan Pemkot Jakarta Utara, Selasa (19/11/2019).

Penolakan tersebut, tentunya sangat berasalan bagi warga. Satu diantaranya, karena Rusun milik pemerintah yang ditawarkan tidak representatif, dan juga jauh dari tempat usaha mereka mencari nafkah.

“Cari nafkah disana (rumah susun, red) susah. Mau dagang apa, jadi mending tetap bertahan disini sambil mencari solusi lain dari pemerintah,” ujar Mila (45), salah satu korban penggusuran.

Selain itu, sambungnya, rusun yang ditawarkan belum tentu gratis melainkan warga harus membayar.

Penolakan serupa juga dilakukan warga terhadap tawaran pelatihan kerja yang dilakukan Pemkot Jakarta Utara. Lantaran, mereka yang digusur telah memiliki pengadilan dan bukan pengangguran untuk diberikan pendidikan maupun pelatihan kerja.

“Jadi saya raSa pemerintah tidak usah repot memberikan pelatihan kerja, karena kami semua telah memiliki penghasilan dari lapak rongsok. Yang kami butuhkan saat ini tempat tinggal,” Nurul, salah satu korban penggusuran lainnya.

Sebelumnya, Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Utara menawarkan program pelatihan keahlian dengan membagikan brosur dan formulir kepada warga terdampak penggusuran di Jalan Agung Perkasa VIII, Kelurahan Sunter Jaya, Tanjung Priok.

Kepala BPKD Jakarta Utara, Siti Nurbaiti mengatakan, program pelatihan ini ditawarkan agar warga terdampak bisa mempunyai keahlian lain. Hal itu supaya mereka bisa mencari nafkah di luar dari pekerjaan mereka sebagai pemilik lapak  rongsokan. (deny/tri)