Cari situs poker terbaik di Indonesia? Nirwanapoker adalah jawabannya. Resmi sebagai penyedia platform IDNPoker, mereka menghadirkan sistem fair play, server cepat, dan pilihan permainan lengkap. Pendaftaran mudah, deposit fleksibel, serta promo rutin siap meningkatkan peluang Anda. Bergabung hari ini dan temukan pengalaman poker online yang aman, lancar, dan benar-benar profesional.

Akhirnya, ketersediaan data macau 4d/5d memungkinkan siapa pun untuk mengikuti live draw toto macau dan kemudian memeriksa hasilnya secara langsung melalui tabel data yang otomatis terisi setelah undian selesai. Penyediaan pengeluaran macau di situs ARIZONA88 memberi nilai tambah bagi pengguna yang menghargai update cepat dan transparan dari angka-angka yang diumumkan pada setiap periode undian pasaran togel ini.

Jika Anda ingin memulai permainan idnslot, ada situs terpercaya yang memberikan proses pendaftaran yang mudah dan cepat, bahkan untuk pemula sekalipun. Cukup klik tombol daftar di VIO88, isi data yang diminta, dan akun siap digunakan untuk menjelajahi banyak permainan slot qris. Dengan dukungan fitur keselamatan yang solid, pengalaman bermain Anda jadi lancar tanpa kendala.

Thursday, 05 December 2019

Diminta Masinton Bubar, Begini Tanggapan BNN

Jumat, 22 November 2019 — 14:46 WIB
Kepala Biro Humas dan Protokol BNN RI, Sulistyo Pudjo Hartono. (ys)

Kepala Biro Humas dan Protokol BNN RI, Sulistyo Pudjo Hartono. (ys)

JAKARTA – Badan Narkotika Nasional (BNN) menilai kritik dari Komisi III DPR RI dalam rapat kerja, Kamis (21/11/2019), merupakan bagian dari pelaksanaan tugas legislatif.  Kepala Biro Humas dan Protokol BNN RI, Sulistyo Pudjo Hartono, menyebut kritik yang dilontarkan Komisi III DPR diterima baik oleh BNN.

Dia mengatakan kritik konstruktif dari DPR akan menjadi evaluasi dan pembenahan BNN agar lebih baik dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika.

“Kami berterima kasih dengan masukan arahan dan pendapat. Kami yakin apa yang disampaikan anggota DPR dalam hal ini dari Komisi III ini bersifat konstruktif walaupun mungkin cara menyampaikannya berbeda-beda. Hal yang sangat konstruktif itu kami terima sebagai masukan,” ujarnya saat dihubungi poskotanews.org, Jumat (22/11/2019).

BNN mengakui masih perlu melakukan perbaikan-perbaikan dalam menjalankan tugasnya. Penguatan kerjasama antarlembaga atau antarinstansi pemerintah dimaksimalkan  mengingat pemberantasan peredaran gelap narkotika memerlukan sinkronisasi antarlembaga.

“Sektor yang masih lemah tentu saja karena bekerja BNN ini tidak di ruang hampa. Apa yang terjadi di kita ini banyak juga karena konstruksi hukum, dinamika politik sosial, hubungan antarnegara di mana berbagai dinamika itu bisa berpengaruh dengan peredaran gelap narkoba. Karena kita tahu 80 persen peredaran gelap narkoba di Indonesia berasal luar negeri,” paparnya.

Terkait dengan terobosan yang sempat dilontarkan Komisi III DPR RI, Sulistyo menegaskan BNN melakukan inovasi. Pengawasan dan penutupan jalur masuk perdebatan dilakukan.  Hal yang bersifat pencegahan juga digalakkan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan bahaya narkotika.

“Terobosan banyak. Terus terang kami memperkuat misalnya perbatasan, dengan kementerian dalam negeri, untuk memperkuat agar perbatasan kita lebih sinkron. Belum lagi bagaimana memberdayakan pemda, BUMN Intrapreneurship dari industri kemudian kami juga maksimalkan Pemda agar mereka memperkuat upaya cegah dan pemberdayaan masyarakat,” kata dia.

Sebelumnya anggota Komisi III DPR RI, Masinton Pasaribu mengatakan perlu dilakukan evaluasi terhadap BNN. Bahkan politisi PDI Perjuangan itu meminta agar BNN dibubarkan jika keberadaannya sudah tidak efektif. (ikbal/ys)