Cari situs poker terbaik di Indonesia? Nirwanapoker adalah jawabannya. Resmi sebagai penyedia platform IDNPoker, mereka menghadirkan sistem fair play, server cepat, dan pilihan permainan lengkap. Pendaftaran mudah, deposit fleksibel, serta promo rutin siap meningkatkan peluang Anda. Bergabung hari ini dan temukan pengalaman poker online yang aman, lancar, dan benar-benar profesional.

Akhirnya, ketersediaan data macau 4d/5d memungkinkan siapa pun untuk mengikuti live draw toto macau dan kemudian memeriksa hasilnya secara langsung melalui tabel data yang otomatis terisi setelah undian selesai. Penyediaan pengeluaran macau di situs ARIZONA88 memberi nilai tambah bagi pengguna yang menghargai update cepat dan transparan dari angka-angka yang diumumkan pada setiap periode undian pasaran togel ini.

Jika Anda ingin memulai permainan idnslot, ada situs terpercaya yang memberikan proses pendaftaran yang mudah dan cepat, bahkan untuk pemula sekalipun. Cukup klik tombol daftar di VIO88, isi data yang diminta, dan akun siap digunakan untuk menjelajahi banyak permainan slot qris. Dengan dukungan fitur keselamatan yang solid, pengalaman bermain Anda jadi lancar tanpa kendala.

Saturday, 30 November 2019

Bongkar Soal Anggaran Janggal Lem Aibon, William Malah Divonis Bersalah

Jumat, 29 November 2019 — 18:10 WIB
Suasana sidang paripurna DPRD DKI

Suasana sidang paripurna DPRD DKI

JAKARTA  –  Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI, William Aditya Sarana dinyatakan bersalah karena mengunggah di media sosial anggaran dalam Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI 2020 yang dinilai janggal khususnya pengadaan lem aibon.

Hal itu berdasarkan hasil keputusan Badan Kehormatan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta. William sebagai anggota DPRD DKI dinilai tidak proporsional dalam menjalankan tugas. Sesuai aturan tata tertib DPRD DKI pasal 13 anggota legislatif harus adil, profesional, dan proporsional.

William dianggap tidak proporsional karena menanggapi anggaran yang bukan menjadi bidangnya. Anggaran lem aibom masuk ranah anggaran pendidikan di komisi E, sedangkan William berada di Komisi A.

“Mungkin dianggap tidak proposional karena pertama, William bukan anggota komisi E yang tidak membidangi masalah pendidikan,” kata Ketua Badan Kehormatan DPRD DKI Achmad Nawawi saat dihubungi, Jumat (29/11/2019).

William sendiri mengunggah anggaran janggal seperti anggaran lem aibon sebesar Rp 82,8 miliar dan anggaran pengadaan pulpen sebesar Rp 123 miliar yang masuk dalam plafon anggaran milik Dinas Pendidikan.

“Artinya dia tidak proposionallah istilahnya. Lem aibon itu (komisi) E. Kalau dia di B ya perekonomian kalau dia di A kan pemerintahan begitu loh. Pastinya William bukan di E karena saya orang E. Enggak ada disana (William),” ungkap Nawawi.

Atas dasar itu, William dinyatakan bersalah meski kesalahannya tidak fatal atau hanya pelanggaran ringan.

“Akhirnya kita sepakat semua anggota BK itu kalau toh dianggap sedikit ada kekeliruan ya itu kekeliruan kecil karena dianggap tidak proposional aja mungkin.
Laporan yang kami buat seperti itu,” kata dia.

Kendati demikian, seluruh anggota BK mengapresiasi sikap kritis William karena sikap kritis diwajibkan untuk seluruh anggota DPRD DKI tetapi harus adil, profesional, dan proporsional.

“Akhirnya begini,
sepakat semua seluruh anggota BK mengapresiasi kritiknya dia. Itu pertama, anggota Dewan wajib kritis, andaikata ada program gubernur yang tidak pro rakyat umpama, kita kritisi lah harus. Atau mungkin ada anggaran yang ternyata pemborosan atau lain sebagainya, tidak efisien nanti kita kritisi,” ucap Nawawi. (Yendhi)