Cari situs poker terbaik di Indonesia? Nirwanapoker adalah jawabannya. Resmi sebagai penyedia platform IDNPoker, mereka menghadirkan sistem fair play, server cepat, dan pilihan permainan lengkap. Pendaftaran mudah, deposit fleksibel, serta promo rutin siap meningkatkan peluang Anda. Bergabung hari ini dan temukan pengalaman poker online yang aman, lancar, dan benar-benar profesional.

Akhirnya, ketersediaan data macau 4d/5d memungkinkan siapa pun untuk mengikuti live draw toto macau dan kemudian memeriksa hasilnya secara langsung melalui tabel data yang otomatis terisi setelah undian selesai. Penyediaan pengeluaran macau di situs ARIZONA88 memberi nilai tambah bagi pengguna yang menghargai update cepat dan transparan dari angka-angka yang diumumkan pada setiap periode undian pasaran togel ini.

Jika Anda ingin memulai permainan idnslot, ada situs terpercaya yang memberikan proses pendaftaran yang mudah dan cepat, bahkan untuk pemula sekalipun. Cukup klik tombol daftar di VIO88, isi data yang diminta, dan akun siap digunakan untuk menjelajahi banyak permainan slot qris. Dengan dukungan fitur keselamatan yang solid, pengalaman bermain Anda jadi lancar tanpa kendala.

Tuesday, 03 December 2019

Keinginan Masukkan GBHN ke Tap MPR, Bisa Picu Amandemen UUD 1945 Jadi Liar

Senin, 2 Desember 2019 — 22:46 WIB
Ketua Fraksi Golkar MPR RI Idris Leina saat memaparkan GBHN. (rizal)

Ketua Fraksi Golkar MPR RI Idris Leina saat memaparkan GBHN. (rizal)

JAKARTA – Masalah   pokok-pokok haluan negara  atau Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN), fraksi-fraksi MPR ada yang setuju diatur melalui undang-undang (UU), dan melalui TAP MPR RI.

“Tapi, kalau TAP MPR RI konsekuensinya harus amandemen UUD 1945, dan amanademen ini bisa liar. Sedangkan,  kalau diatur melalui UU, DPD merasa tidak terlibat. Sementara DPD RI sendiri berkepentingan untuk amandemen penguatan kewenangan DPD RI,” tegas Ketua Fraksi Golkar MPR RI Idris Leina, Senin, (2/12/2019)

Hal itu disampaikan dalam diskusi empat pilar MPR RI ‘Menakar Peluang Amendemen Konstitusi?’ bersama Wakil Ketua Fraksi PPP MPR RI Syaifullah Tamliha, anggota Fraksi Partai Gerindra MPR RI Fadli Zon, dan pengamat Komunikasi Politik Universitas Pelita Harapan, Emrus Sihombing di Kompleks Parlemen, Senayan.

Sementara itu antara fraksi-fraksi MPR RI sendiri belum ada kesepakatan terkait pasal mana yang akan diamandemen. Yang jelas kata Idris, prosesnya juga tak mudah.

Misalnya menurut Pasal 37 UUD 45 usulan itu harus disetujui 1/3 anggota dari 711 anggota MPR RI, sebanyak 2/3 anggota MPR RI harus hadir, dan putusan bisa disahkan jika dihadiri oleh 50 persen plus 1 anggota MPR RI.

Rekomenasi dari MPR RI sebelumnya sendiri juga tak ada amandemen, yang ada hanya menyusun pokok-pokok haluan negara, agar arah pembangunan ini berkesinambungan.

“Penyusunan GBHN inilah yang berkembang menjadi wacana amandemen. Fraksi-fraksi MPR sendiri belum ada kesepakatan, dan karenanya harus dilakukan pengkajian yang mendalam dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat,” katanya. (rizal/win)