Cari situs poker terbaik di Indonesia? Nirwanapoker adalah jawabannya. Resmi sebagai penyedia platform IDNPoker, mereka menghadirkan sistem fair play, server cepat, dan pilihan permainan lengkap. Pendaftaran mudah, deposit fleksibel, serta promo rutin siap meningkatkan peluang Anda. Bergabung hari ini dan temukan pengalaman poker online yang aman, lancar, dan benar-benar profesional.

Akhirnya, ketersediaan data macau 4d/5d memungkinkan siapa pun untuk mengikuti live draw toto macau dan kemudian memeriksa hasilnya secara langsung melalui tabel data yang otomatis terisi setelah undian selesai. Penyediaan pengeluaran macau di situs ARIZONA88 memberi nilai tambah bagi pengguna yang menghargai update cepat dan transparan dari angka-angka yang diumumkan pada setiap periode undian pasaran togel ini.

Jika Anda ingin memulai permainan idnslot, ada situs terpercaya yang memberikan proses pendaftaran yang mudah dan cepat, bahkan untuk pemula sekalipun. Cukup klik tombol daftar di VIO88, isi data yang diminta, dan akun siap digunakan untuk menjelajahi banyak permainan slot qris. Dengan dukungan fitur keselamatan yang solid, pengalaman bermain Anda jadi lancar tanpa kendala.

Wednesday, 04 December 2019

Masih Dalam Perawatan, Polisi Belum Bisa Minta Keterangan Korban

Selasa, 3 Desember 2019 — 13:40 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus.(firda)

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus.(firda)

JAKARTA – Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, kedua korban dugaan ledakan granat asap di kawasan Monas, dengan inisial F dan G, hingga kini masih dalam perawatan intens di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat.

“Sampai dengan saat ini korban masih dilakukan perawatan di RSPAD, tadi pak Kapolda dan Pangdam sudah menjenguk yang bersangkutan. Tapi memang sementara masih dalam perawatan,” ujar Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (3/12/2019).

Ia menjelaskan, korban F mengalami luka di bagian tangan, sedangkan korban G mendapati luka di bagian paha. Pada saat kejadian, kata Yusri, F diduga memegang granat asap sehingga tangannya mengalami luka akibat ledakan tersebut.

“Sementara ini inisial F ini lah yang pada saat dia memegang (granat asap), makanya kedua tangannya terluka. Dan yang G di pahanya (luka),” kata Yusri.

“(Pasca ledakan) kedua-duanya ini sadar, F pun saat setelah ledakan sempat duduk, yang G ini kemudian yang berlari minta tolong ke teman-teman lain,” sambungnya.

(Baca: Kapolda Metro Jaya dan Pangdam Jaya datangi RSPAD)

Hingga kini, polisi masih mendalami peristiwa ledakan yang diduga berasal dari granat asap, di kawasan Monas, Jakarta Pusat, pagi tadi. Namun karena kedua korban masih dalam perawatan, sehingga belum bisa memberikan keterangan kepada pihak kepolisian.

Yusri menyebut, kedua korban akan dimintai keterangan apabila kondisi keduanya sudah lebih stabil.

“Mudah-mudahan nanti sore atau besok setelah mulai agak tenang, nanti akan diambil keterangan untuk mengetahui apa yang terjadi saat itu,” tandasnya.(tri)