Cari situs poker terbaik di Indonesia? Nirwanapoker adalah jawabannya. Resmi sebagai penyedia platform IDNPoker, mereka menghadirkan sistem fair play, server cepat, dan pilihan permainan lengkap. Pendaftaran mudah, deposit fleksibel, serta promo rutin siap meningkatkan peluang Anda. Bergabung hari ini dan temukan pengalaman poker online yang aman, lancar, dan benar-benar profesional.

Akhirnya, ketersediaan data macau 4d/5d memungkinkan siapa pun untuk mengikuti live draw toto macau dan kemudian memeriksa hasilnya secara langsung melalui tabel data yang otomatis terisi setelah undian selesai. Penyediaan pengeluaran macau di situs ARIZONA88 memberi nilai tambah bagi pengguna yang menghargai update cepat dan transparan dari angka-angka yang diumumkan pada setiap periode undian pasaran togel ini.

Jika Anda ingin memulai permainan idnslot, ada situs terpercaya yang memberikan proses pendaftaran yang mudah dan cepat, bahkan untuk pemula sekalipun. Cukup klik tombol daftar di VIO88, isi data yang diminta, dan akun siap digunakan untuk menjelajahi banyak permainan slot qris. Dengan dukungan fitur keselamatan yang solid, pengalaman bermain Anda jadi lancar tanpa kendala.

Friday, 06 December 2019

Dua Siswi SMP Taruna Mandiri Pamulang Tak Bisa Ikut Ujian karena Menunggak SPP

Kamis, 5 Desember 2019 — 19:50 WIB
Suasana sekolah Taruna Mandiri di Pamulang. (anton)

Suasana sekolah Taruna Mandiri di Pamulang. (anton)

TANGSEL – Dua anak  kakak beradik siswa  SMP  Taruna Mandiri,  Jalan Raya Parakan,  Kelurahan Benda Baru,  Pamulang,  tidak boleh mengikuti ujian karena menunggak bayar sekolah (SPP) hingga belasan juta rupiah.

“Sejak hari Senin (2/12) kedua anak kami,  kelas 2 dan  kelas 3 di  SMP  Taruna Mandiri  tidak diperkenankan masuk sekolah dan ujian sebelum melunasi uang tunggakan di sekolah trrsebut, ” kata Fitri,  oeang tua murid yang meminta Pemkot Tangsel untuk membantu menanggani kasus ini, Kamis (5/12/2019).

Sejak hari Senin (2/12) anak saya ber dua tidak ke sekolah dan tidak ikut ujian semester karena malu setelah diberirahu bahwa orang tua belum membayar uang sekolah hingga beberapa bulan.

“Sudah tiga hari ini kedua-duanya enggak sekolah termasuk ikut ujian. Padahal saya tetap tanggung jawab akan melunasi yang penting anak saya ikut ujian dulu  tapi tetap nggak bisa dari sekolah,” ujarnya sedih.

Dirinya pun sempat mendatangi pihak sekolah beberapa waktu lalu terkait  adanya tunggakan pembayaran sekolah sebelum ujian berlangsung.

“Tidak hanya siap membuat surat pernyataan,  tapi sempat juga membawa sertifikat tanah bersama suami untuk memberikan jaminan kepada pihak sekolah agar anaknya bisa ikut ujian ternyata pihak sekolah tetap tidak memberikan kebijakan atau keringanan tersebut,” tuturnya.

“Malah pihak sekolah menyampaikan agar kedua anaknya  di rumah saja  sebelum tunggakan dilunasi terlebih dahulu,”  ujarnya sedih yang mengaku kasihan kedua anaknya takut psikologi anaknya terganggu akibat hal itu.

Menurut dia,  kedua anaknya adalah pelajar yang  boleh dikatakan memiliki rangking lebih atau berprestasi di kelasnya masing masing. Keduanya kerap menjadi juara kelas. Sederet piagam dan penghargaan disabetnya karena memiliki kemampuan nilai terbaik.

Bahkan, kalau tidak salah,  tutur dia,  anaknya malah terpilih mewakili sekolah untuk kejuaraan cerdas cermat. Fotonya juga dipajang di mading sekolah, karena raihan prestasinya. “Nggak tahu bagaimana perasaan mereka dengan kondisi ini, pasti terganggu lah, minder juga dengan teman-temannya,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Taruna Mandiri, Siti Fariha membantah adanya 2 siswi yang dilarang mengikuti ujian sekolah. Namun saat dijelaskan sejumkab saksi termsasuk orang tua kedua murid tersebut pihak sekolah tetap membantah masalah larangan mengikuti ujian karena menunggak bayaran.

“Tidak ada itu,” katanya dengan singkat dan meninggalkan sejumlah wartawan yang ingin mengonfirmasi masalah tersebut.

Sedangkan,  Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel, Taryono,  mengaku belum mendapatkan informasi tersebut.

“Belum ada informasi masalah itu. Secepatnya saya minta jajaran Disdikbud Tangsel dan kecamatan untuk mengecek hal itu secepatnya, ” tuturnya jika benar silahkan ke dua anak itu mengikuti ujian semester.  (anton/win)