Cari situs poker terbaik di Indonesia? Nirwanapoker adalah jawabannya. Resmi sebagai penyedia platform IDNPoker, mereka menghadirkan sistem fair play, server cepat, dan pilihan permainan lengkap. Pendaftaran mudah, deposit fleksibel, serta promo rutin siap meningkatkan peluang Anda. Bergabung hari ini dan temukan pengalaman poker online yang aman, lancar, dan benar-benar profesional.

Akhirnya, ketersediaan data macau 4d/5d memungkinkan siapa pun untuk mengikuti live draw toto macau dan kemudian memeriksa hasilnya secara langsung melalui tabel data yang otomatis terisi setelah undian selesai. Penyediaan pengeluaran macau di situs ARIZONA88 memberi nilai tambah bagi pengguna yang menghargai update cepat dan transparan dari angka-angka yang diumumkan pada setiap periode undian pasaran togel ini.

Jika Anda ingin memulai permainan idnslot, ada situs terpercaya yang memberikan proses pendaftaran yang mudah dan cepat, bahkan untuk pemula sekalipun. Cukup klik tombol daftar di VIO88, isi data yang diminta, dan akun siap digunakan untuk menjelajahi banyak permainan slot qris. Dengan dukungan fitur keselamatan yang solid, pengalaman bermain Anda jadi lancar tanpa kendala.

Tuesday, 17 December 2019

Problem Layanan di Kelurahan

Selasa, 17 Desember 2019 — 7:35 WIB
sentil-eKTP

SAYA pernah punya pengalaman tak menyenangkan di kantor kelurahan. Di wilayah kecamatan Cipayung, di Jakarta Timur. Saat itu saya sedang membuat e-KTP.

Saya diambil foto oleh petugas yang menunjukkan sikap tidak ramah,  tidak senyum dan kata-katanya bernada memerintah. Membentak. Ketus. Memang wilayah tempat saya tinggal dekat dengan rumah jendral-jendral dan para pensiunan petinggi militer. Lama-lama saya tidak tahan.

“Maaf,  bapak tentara ? ” tanya saya kepada yang memerintah saya supaya begini begitu saat pengambilan foto pada saya.

“Bukan, ” jawabnya

“Apa kelurahan ini dalam  juridiksi militer? ” tanya saya lagi.

Dia menggeleng. Bingung dengan pertanyaan ‘aneh’ itu.
Saya sendiri bingung apa arti kata-kata saya itu – asal mangap saja.

Yang saya ingat,  saat itu saya mulai emosi.

Dan saya langsung tekan gas. “Jangan bergaya tentara di institusi sipil. Rakyat seusia saya trauma dengan militerisme Orde Baru,” kata saya dengan lekat menatap wajahnya.  Saya sudah siap ribut.

Untungnya dia diam dan menunduk. Repot juga kalau dia balas emosi dengan tidak memproses e-KTP saya.

Sungguh itu bukan karangan. Yang ingin saya keluhkan adalah masih kurangya “watak melayani” dari para staf kelurahan, honorer atau ASN di ibukota.

Sebagian oknum kelurahan masih bergaya juragan,  merasa dibutuhkan. Apalagi menghadapi warga yang kelihatan awam dan penurut. Judes, jutek. Main bentak.

Karena itu,  pelatihan bagi ASN dan honorer hendaknya fokus pada pelayanan, sikap sabar dan teliti. Bukan uji mental masuk got berisi air kotor.  Menyiksa.

Karena tak ada hubungannya dengan membentuk sikap ramah tamah pada masyarakat. Yang ada, tenaga kontrak takut pada koordinator yang bikin kontrak dan menindas pada warga. Balas dendam.

Sekitar setahun setelah KTP jadi saya kembali ke kelurahan itu. Dompet saya ilang –  kecopetan. Saya perlu KTP pengganti. Saya mendapat pelayanan sangat cepat, ramah dan efisien.

Oknum memang hanya sedikit. Tapi sering mewakili citra lembaga. Dan itu yang harus terus diubah. – (dimas).