Cari situs poker terbaik di Indonesia? Nirwanapoker adalah jawabannya. Resmi sebagai penyedia platform IDNPoker, mereka menghadirkan sistem fair play, server cepat, dan pilihan permainan lengkap. Pendaftaran mudah, deposit fleksibel, serta promo rutin siap meningkatkan peluang Anda. Bergabung hari ini dan temukan pengalaman poker online yang aman, lancar, dan benar-benar profesional.

Akhirnya, ketersediaan data macau 4d/5d memungkinkan siapa pun untuk mengikuti live draw toto macau dan kemudian memeriksa hasilnya secara langsung melalui tabel data yang otomatis terisi setelah undian selesai. Penyediaan pengeluaran macau di situs ARIZONA88 memberi nilai tambah bagi pengguna yang menghargai update cepat dan transparan dari angka-angka yang diumumkan pada setiap periode undian pasaran togel ini.

Jika Anda ingin memulai permainan idnslot, ada situs terpercaya yang memberikan proses pendaftaran yang mudah dan cepat, bahkan untuk pemula sekalipun. Cukup klik tombol daftar di VIO88, isi data yang diminta, dan akun siap digunakan untuk menjelajahi banyak permainan slot qris. Dengan dukungan fitur keselamatan yang solid, pengalaman bermain Anda jadi lancar tanpa kendala.

Saturday, 21 December 2019

Dewan Pengawas KPK Dilantik Jokowi Siang Ini, Ngabalin: Mereka Manusia Separuh Dewa

Jumat, 20 Desember 2019 — 11:57 WIB
Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin bersama Ketua DPP Partai Nasdem Irma Suryani Chaniago, Associate Director Kopi Politik Syndicate Todotua Pasaribu dan pengamat hukum dari UIN Alaudin Makassar Syamsuddin Radjab usai diskusi. (ist)

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin bersama Ketua DPP Partai Nasdem Irma Suryani Chaniago, Associate Director Kopi Politik Syndicate Todotua Pasaribu dan pengamat hukum dari UIN Alaudin Makassar Syamsuddin Radjab usai diskusi. (ist)

JAKARTA – Presiden Joko Widodo akan melantik Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (20/12/2019). Rencananya, kegiatan dilangsungkan berbarengan pelantikan Pimpinan KPK yang baru, di Istana Negara, pukul 14.30 WIB.

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin mengatakan, orang-orang yang nantinya duduk di Dewan Pengawas KPK adalah orang setengah malaikat yang sudah selesai dengan urusan dunianya. Keberadaan Dewan Pengawas KPK juga menurutnya menjawab ketidakadilan dalam pemberantasan korupsi.

“5 orang yang nantinya akan ditempatkan di Dewan Pengawas dengan komposisi 1 ketua dan 4 anggota ini adalah manusia-manusia yang separuh dewa sifatnya. Sifat-sifat kenabiannya hampir 30-50 persen ada pada diri mereka. Karena urusan dunianya sudah selesai,” ujar Ngabalin, saat ditemui pada acara Indonesia Podcast Show 02, di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (18/12/2019).

Dengan begitu, kata Ngabalin, akan memberikan jawaban terhadap seberapa jauh harapan dan tanggung jawab masyarakat terhadap dewan pengawas. Ia pun yakin, nama-nama yang sudah ada di kantong presiden sudah sesuai dengan kriteria yang diharapkan publik.

Terkait siapa saja sosok yang layak menjadi Dewas KPK, Ngabalin menuturkan, bisa saja berasal dari berbagai unsur. Salah satunya dari kalangan ahli dan pakar hukum yang memungkinkan akan menjadi kelima Dewas KPK tersebut. “Tentu saja mereka yang mempunyai umur, bukan enggak mustahil ahli hukum bisa saja,” imbuhnya.

Sebelumnya, pada suatu kesempatan, Presiden Jokowi sempat membocorkan nama-nama yang telah diusulkan menjadi dewan pengawas KPK. Mereka berasal dari berbagai latar belakang, yakni hakim, jaksa, mantan pimpinan KPK, ekonom, hingga ahli hukum.

Beberapa nama calon yang sempat disebutkan, yakni Artidjo Alkostar, Albertina ho, hingga mantan pimpinan KPK Taufiqurrahman Ruki. Namun, hingga kini belum ada pengumuman resmi siapa saja yang akan menjabat anggota Dewan Pengawas KPK.

Selain akan melantik Anggota Dewan Pengawas KPK Jokowi juga akan melantik Pimpinan KPK periode 2019-2023 yang sudah lolos uji kepatutan dan kelayakan di DPR. Mereka menggantikan pimpinan KPK 2015-2019 yang habis masa jabatannya pada hari ini.

Kelima pimpinan KPK yang akan dilantik adalah Irjen Firli Bahuri, Alexander Marwata, Nurul Ghufron, Lili Pintauli Siregar dan Nawawi Pomolango. (*/ys)