Cari situs poker terbaik di Indonesia? Nirwanapoker adalah jawabannya. Resmi sebagai penyedia platform IDNPoker, mereka menghadirkan sistem fair play, server cepat, dan pilihan permainan lengkap. Pendaftaran mudah, deposit fleksibel, serta promo rutin siap meningkatkan peluang Anda. Bergabung hari ini dan temukan pengalaman poker online yang aman, lancar, dan benar-benar profesional.

Akhirnya, ketersediaan data macau 4d/5d memungkinkan siapa pun untuk mengikuti live draw toto macau dan kemudian memeriksa hasilnya secara langsung melalui tabel data yang otomatis terisi setelah undian selesai. Penyediaan pengeluaran macau di situs ARIZONA88 memberi nilai tambah bagi pengguna yang menghargai update cepat dan transparan dari angka-angka yang diumumkan pada setiap periode undian pasaran togel ini.

Jika Anda ingin memulai permainan idnslot, ada situs terpercaya yang memberikan proses pendaftaran yang mudah dan cepat, bahkan untuk pemula sekalipun. Cukup klik tombol daftar di VIO88, isi data yang diminta, dan akun siap digunakan untuk menjelajahi banyak permainan slot qris. Dengan dukungan fitur keselamatan yang solid, pengalaman bermain Anda jadi lancar tanpa kendala.

Monday, 23 December 2019

Artidjo Mau Angon Kambing Malah Gembalakan Koruptor

Senin, 23 Desember 2019 — 6:59 WIB
Sentilan Artidjo

SETELAH pensiun sebagai Hakim Agung 22 Mei 2018, Artidjo Alkostar, 71, ingin pulang kampung ke Madura, dan angon kambing, obsesinya masa lalu. Tapi peruntungan membawanya ke KPK, dijadikan Dewan Pengawas (Dewas). Artidjo memang sosok berintegritas, sehingga Presiden Jokowi memintanya dia “gembalakan” para koruptor.

Saat jadi Hakim Agung di MA, Artidjo terkenal galak pada koruptor. Terpidana korupsi yang kasasi atau PK, di tangan dia ampun-ampun dah. Bukannya dikurangi hukumannya, malah ditambah barang 3-5 tahun. Maka begitu dia pensiun 22 Mei 2018, para terpidana korupsi sorak-sorak bergembira.

Apa lacur? Begitu dia sudah tidak di MA, para Hakim Agung di sana banyak memberi korting hukuman, seperti pertokoan cuci gudang. Misalnya Idrus Marham eks Mensos, dari 5 jadi 2 tahun. Kepala BPPN (Badan Penyehatan Perbankan Nasional) Syafruddin Arsyad Temenggung, dari 15 tahun penjara menjadi bebas. Dan masih banyak lagi lainnya, yang bikin koruptor senyum dikulum.

Para Hakim Agung rupanya banyak yang ramah pada koruptor, ini beda sekali dengan Artidjo Alkostar yang “the killer”. Dia  sudah tak peduli dengan “kemurahan” dan “keramahan” teman-temannya pada terpidana korupsi. Artidjo memang mau balas dendam masa kecilnya, jadi penggembala kambing lagi di Sumenep tempat asalnya.

Tapi orang punya integritas seperti dia memang dikenang sejarah. Presiden Jokowi ingin Artidjo Alkostar  mengawal KPK. Maka bersama 4 tokoh lainnya Jumat lalu dia diangkat jadi anggota Dewas KPK, sementara Tumpak Panggabean sebagai Ketuanya.

Bagi Artidjo Alkostar, kambing dengan koruptor beda tipis saja. Kambing suka nedak (makan) dedaunan yang jadi larangan, sementara koruptor juga makan uang negara yang mustinya jadi pantangan. Di KPK, Artidjo akan mengawasi kinerja para anggota KPK, dan juga calon koruptor. Sebab disadap dan kemudian penangkapan pada calon tersangka koruptor itu, harus musyawaroh dengan Dewas.

KPK “gaya baru” diberi wewenang mengeluarkan SP3 (penghentian perkara). DPR mencurigai wewenang ini akan dijadikan mesin ATM terhadap para tersangka KPK. Dan Artidjo Alkostar Cs harus benar-benar mengawasi, praktek tidak terpuji ini jangan sampai terjadi. Tapi selama ada Artidjo, koruptor memang jadi mati kutu dibuatnya. (gunarso ts)