Cari situs poker terbaik di Indonesia? Nirwanapoker adalah jawabannya. Resmi sebagai penyedia platform IDNPoker, mereka menghadirkan sistem fair play, server cepat, dan pilihan permainan lengkap. Pendaftaran mudah, deposit fleksibel, serta promo rutin siap meningkatkan peluang Anda. Bergabung hari ini dan temukan pengalaman poker online yang aman, lancar, dan benar-benar profesional.

Akhirnya, ketersediaan data macau 4d/5d memungkinkan siapa pun untuk mengikuti live draw toto macau dan kemudian memeriksa hasilnya secara langsung melalui tabel data yang otomatis terisi setelah undian selesai. Penyediaan pengeluaran macau di situs ARIZONA88 memberi nilai tambah bagi pengguna yang menghargai update cepat dan transparan dari angka-angka yang diumumkan pada setiap periode undian pasaran togel ini.

Jika Anda ingin memulai permainan idnslot, ada situs terpercaya yang memberikan proses pendaftaran yang mudah dan cepat, bahkan untuk pemula sekalipun. Cukup klik tombol daftar di VIO88, isi data yang diminta, dan akun siap digunakan untuk menjelajahi banyak permainan slot qris. Dengan dukungan fitur keselamatan yang solid, pengalaman bermain Anda jadi lancar tanpa kendala.

Thursday, 26 December 2019

Ngaku Ajudan Wakil Walikota, Raup Uang Pelicin Rp17,2 Juta

Rabu, 25 Desember 2019 — 17:11 WIB
ilustrasi

ilustrasi

BEKASI – Belasan pemuda asal Bekasi, mengaku ditipu lelaki ‘ajudan’ Wakil Walikota Bekasi. Mereka dijanjikan bekerja di Kantor Walikota Bekasi sebagai petugas kebersihan (cleaning service). Namun meski sudah membayar upeti ratusan ribu rupiah, pekerjaan tidak mereka dapatkan.

Beberapa korban menyebutkan, pria yang mengaku sebagai Ajudan Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono menyebut diri bernama Rama Widiastuti Gunadi. Pria itu membawa kabur uang ‘pelicin’ sebesar Rp17,2 juta yang berasal dari 18 korban.

“Kami dijanjikan kerja jadi jadi cleaning service, di kantor Pemkot Bekasi,” kata Al (19), korban, di Kantor Humas Pemkot Bekasi. Menuruntya, iming-iming pekerjaan sebagai cleaning service di Kantor Pemkot Bekasi ditawarkan ‘ajudan’ Wakil Walikota Bekasi itu harus dengan uang pelicin.

“Pertama ngomongnya Rp200 ribu, tapi kemudian naik menjadi Rp 1 juta,” ujarnya sambil mengatakan dirinya baru memberi Rp200 ribu. “Kalau yang lain ada yang sudah ngasih Rp1 juta,” jelasnya.

Setelah memberikan uang pelicin, ‘ajudan’ menjanjikan mulai bekerja pada 15 Desember 2019. Namun dalam sampai hari H-nya ‘ajudan’ mengabarkan pekerjaan baru ada pada 30 Desember 2019.

“Tapi kemarin (24/12/2019), dia ngabarin lagi kalau pekerjaan sudah dimulai pada 23 Desember 2019,” jelas Alfian. Karena itu dirinya bersama beberapa orang yang senasib datang, tapi sampai di Pemkot Bekasi, tidak ada pekerjaan itu. “Saya sudah tanya ke bagian umum dan rumah tangga juga tidak ada penerimaan kerja,” keluhnya.

Al mengaku mengenal sang ‘ajudan’ dari kakaknya, karena kebetulan satu sekolah saat di SMK. ”Sudah kenal dan memang dia ngaku ajudan Pak Wakil,” imbuhnya.

Sementara itu Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono, meminta pada korban merasa ditipu segera melapor ke polisi. “Jadi kalau orang mau masuk kerja dimintai duit sudah pasti enggak bener, dan kalau terjadi laporkan kepada polisi, saya pastikan lagi yang (pelaku) mengutip duit bukan ajudan saya,” katanya.

“Tidak ada ajudan saya yang bernama Rama Widiastuti Gunadi,” kata Tri , sambil menambahkan, sejauh ini lingkup Pemerintah Kota Bekasi sudah merubah budaya pungutan liar dalam perekrutan pekerjaan baik dari Honorer maupun Tenaga Kerja Kontrak (TKK).

“Intinya kita sudah mulai berubah, tidak ada pungutan atau pengambilan dana dari masyarakat tanpa adanya aturan hukum yang jelas,” ujarnya. (saban/yp)