Cari situs poker terbaik di Indonesia? Nirwanapoker adalah jawabannya. Resmi sebagai penyedia platform IDNPoker, mereka menghadirkan sistem fair play, server cepat, dan pilihan permainan lengkap. Pendaftaran mudah, deposit fleksibel, serta promo rutin siap meningkatkan peluang Anda. Bergabung hari ini dan temukan pengalaman poker online yang aman, lancar, dan benar-benar profesional.

Akhirnya, ketersediaan data macau 4d/5d memungkinkan siapa pun untuk mengikuti live draw toto macau dan kemudian memeriksa hasilnya secara langsung melalui tabel data yang otomatis terisi setelah undian selesai. Penyediaan pengeluaran macau di situs ARIZONA88 memberi nilai tambah bagi pengguna yang menghargai update cepat dan transparan dari angka-angka yang diumumkan pada setiap periode undian pasaran togel ini.

Jika Anda ingin memulai permainan idnslot, ada situs terpercaya yang memberikan proses pendaftaran yang mudah dan cepat, bahkan untuk pemula sekalipun. Cukup klik tombol daftar di VIO88, isi data yang diminta, dan akun siap digunakan untuk menjelajahi banyak permainan slot qris. Dengan dukungan fitur keselamatan yang solid, pengalaman bermain Anda jadi lancar tanpa kendala.

Wednesday, 25 December 2019

Polisi Dalami Kemungkinan Ibra Azhari Masuk Jaringan Narkoba

Rabu, 25 Desember 2019 — 11:27 WIB
Ibra Azhari bersama tersangka kasus lain saat gelar kasus di Polda Metro Jaya, Senin (23/12/2019). (firda)

Ibra Azhari bersama tersangka kasus lain saat gelar kasus di Polda Metro Jaya, Senin (23/12/2019). (firda)

JAKARTA – Polisi hingga kini masih mendalami kasus penyalahgunaan narkoba yang menyandung artis Ibra Azhari.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, penyidik hingga kini masih mendalami keterlibatan Ibra Azhari dalam jaringan narkoba.

Pasalnya, ini bukan kali pertama adik kandung Ayu Azhari ini terciduk karena kasus narkoba. Sejak tahun 2000 silam, Ibra Azhari sudah empat kali keluar – masuk bui atas kasus serupa. Sehingga polisi pun tak menutup segala kemungkinan terhadap Ibra.

“Ini yang keempat kali (tertangkap karena narkoba). Pertama dua tahun, kedua 15 tahun, bahkan didalam lapas dia ‘make’ juga, terakhir enam tahun divonis. Ini masih didalami, apakah dia pemakai atau memang masuk dalam jaringan. Kita tunggu saja dari penyidik,” ujar Yusri ketika dikonfirmasi, Rabu (25/12/2019).

Dari hasil pemeriksaan awal, Ibra terbukti sebagai pengguna narkoba. Hal ini terbukti dari tes urine Ibra yang menunjukkan hasil positif narkoba.

Meski begitu, hingga kini penyidik masih menyelidiki lebih lanjut perihal peran dan alasan Ibra berkali-kali tersandung penyalahgunaan narkoba.

“Pengakuan awal untuk memakai (sabu), masih didalami (apakah terlibat sebagai pengedar atau tidak),” kata Yusri.

Sebelumnya, penyidik Direktorat Reserse Narkoba menangkap adik kandung Ayu Azhari, Ibra Azhari, di kediamannya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Sabtu (21/12/2019).

Penangkapan terhadap Ibra berawal saat polisi menangkap tersangka berinisial IS, pada Sabtu (21/12/2019) lalu. Dari sana polisi mengetahui kalau seorang pengedar berinisial MH akan mengirimkan narkoba jenis sabu kepada Ibra.

Selanjutnya, polisi pun menangkap MH di hari yang sama. Dan dilanjutkan dengan menangkap Ibra di kediamannya.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 112 dan atau Pasal 114 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman minimal enam tahun dan maksimal 20 tahun penjara. (firda/yp)