Cari situs poker terbaik di Indonesia? Nirwanapoker adalah jawabannya. Resmi sebagai penyedia platform IDNPoker, mereka menghadirkan sistem fair play, server cepat, dan pilihan permainan lengkap. Pendaftaran mudah, deposit fleksibel, serta promo rutin siap meningkatkan peluang Anda. Bergabung hari ini dan temukan pengalaman poker online yang aman, lancar, dan benar-benar profesional.

Akhirnya, ketersediaan data macau 4d/5d memungkinkan siapa pun untuk mengikuti live draw toto macau dan kemudian memeriksa hasilnya secara langsung melalui tabel data yang otomatis terisi setelah undian selesai. Penyediaan pengeluaran macau di situs ARIZONA88 memberi nilai tambah bagi pengguna yang menghargai update cepat dan transparan dari angka-angka yang diumumkan pada setiap periode undian pasaran togel ini.

Jika Anda ingin memulai permainan idnslot, ada situs terpercaya yang memberikan proses pendaftaran yang mudah dan cepat, bahkan untuk pemula sekalipun. Cukup klik tombol daftar di VIO88, isi data yang diminta, dan akun siap digunakan untuk menjelajahi banyak permainan slot qris. Dengan dukungan fitur keselamatan yang solid, pengalaman bermain Anda jadi lancar tanpa kendala.

Tuesday, 10 December 2019

Menipu Raup Uang Pembangunan Mesjid, Satpol PP Palsu Dijebak Warga Lewat Miras dan Wanita

Selasa, 10 Desember 2019 — 6:20 WIB
Pecatan satpol PP yang ditangkap atas aksi penipuan. (Ifand)

Pecatan satpol PP yang ditangkap atas aksi penipuan. (Ifand)

JAKARTA – Sudah dipecat sejak 2015, pria 33 tahun ini terus saja mengenakan seragam Satpol PP. Parahnya, dia melakukannya untuk menipu proyek pembangunan mesjid di Jakarta.

Pria ini, Heri (33) ditangkap setelah beraksi ke sejumlah mesjid. Modusnya, menawarkan material untuk pembangunan mesjid berharga murah namun barang tak pernah datang meski uang telah diberikan.

Tatang, korban, mengatakan Heri ditangkap setelah ia bersama warga lain memasang perangkat untuk mantan petugas itu. Ia menyebut Heri diajak bertemu di hotel melati di kawasan Jatinegara.

Pria itu diajak pesta pora dengan disuguhi minuman keras (miras), juga ditemani beberapa wanita. β€œDia kena pancingan kami, masuk jebakan kami. Jam 12 malam, dia kami tangkap,” ujarnya, Senin (8/12/2019).

Kasatpol PP DKI Jakarta, Arifin, mengatakan masih melakukan pemeriksaan mendalam atas kasus tersebut. Dalam pemeriksaan awal, Heri mengaku menggunakan atribut Satpol PP untuk menipu. “Masih kami lakukan pemeriksaan sekarang, apalagi korbannya cukup banyak,” katanya.

Menurutnya, dalam beraksi heri yang pernah bertugas Satpol PP Kecamatan Pesanggrahan berstatus Pegawai Tidak Tetap (PTT) itu mengaku bernama Kurdi atau Chairil Anwar.

(Baca: Dipecat 2015, Pria Berseragam Satpol PP Tipu Sana-sini Raup Uang Pembangunan Mesjid)

“Jadi tahun 2015 sudah tidak terdaftar sebagai anggota PTT lagi, jadi 2015 gaji sudah diputus ya? Secara resmi tahun 2015 sudah tidak menjadi anggota,” tambahnya.

Dalam pemeriksaan, pria itu mengaku menyambangi 14 mesjid, yaitu:
1. Masjid Al-Amin Pasar Rebo: Rp4,5 juta
2. Kali Sari, Pasar Rebo: Rp4 juta
3. Cilincing I: Belum diestimasi
4. Cilincing II: Rp7 juta
5. Islamic Center: Rp700 ribu
6. Cakung: Rp1 juta
7. Pasar Minggu: Rp2 juta
8. Kampung Tengah (Kramat Jati): Rp6,7 juta
9. Kamal (Cengkareng): Rp1,5 juta
10. Jakarta Barat: Rp700 ribu
11. Duren Sawit: Rp2,5 juta
12. Tebet: Rp2,5 juta

Sementara itu, tersangka mengaku tak mengingat dua tempat lainnya saat dimintai keterangannya. (ifand/yp)