Cari situs poker terbaik di Indonesia? Nirwanapoker adalah jawabannya. Resmi sebagai penyedia platform IDNPoker, mereka menghadirkan sistem fair play, server cepat, dan pilihan permainan lengkap. Pendaftaran mudah, deposit fleksibel, serta promo rutin siap meningkatkan peluang Anda. Bergabung hari ini dan temukan pengalaman poker online yang aman, lancar, dan benar-benar profesional.

Akhirnya, ketersediaan data macau 4d/5d memungkinkan siapa pun untuk mengikuti live draw toto macau dan kemudian memeriksa hasilnya secara langsung melalui tabel data yang otomatis terisi setelah undian selesai. Penyediaan pengeluaran macau di situs ARIZONA88 memberi nilai tambah bagi pengguna yang menghargai update cepat dan transparan dari angka-angka yang diumumkan pada setiap periode undian pasaran togel ini.

Jika Anda ingin memulai permainan idnslot, ada situs terpercaya yang memberikan proses pendaftaran yang mudah dan cepat, bahkan untuk pemula sekalipun. Cukup klik tombol daftar di VIO88, isi data yang diminta, dan akun siap digunakan untuk menjelajahi banyak permainan slot qris. Dengan dukungan fitur keselamatan yang solid, pengalaman bermain Anda jadi lancar tanpa kendala.

Tuesday, 17 December 2019

Mahasiswa Tewas Saat Ikuti Pendidikan Dasar Bela Negara, Ternyata Ini Penyebabnya

Senin, 16 Desember 2019 — 13:07 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA – Mahasiswa bernama Bagaskara, meninggal dunia saat mengikuti pendidikan dasar bela negara (pradiksa), Jumat (13/12/2019). Diduga, Bagaskara meninggal dunia akibat penyakit hernia yang dideritanya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh mahasiswa tersebut. Ia mengungkapkan, korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cempaka Putuh guna pertolongan pertama. Namun sayang, nyawa korban tak tertolong.

“Pagi tadi (jajaran) Polres (Jakarta Timur) sudah ke RSUD (Cempaka Putih), tidak ada tanda tanda kekerasan, sementara penyidik masih memeriksa saksi-saksi,” ujar Yusri ketika dikonfirmasi, Senin (16/12/2019).

Ia menjelaksan, peristiwa itu berawal saat korban tengah mengikuti kegiatan pradiksa di kampusnya pada Jumat sore. Kemudian keesokan harinya, korban terlihat pucat saat mengikuti kegiataan baris berbaris.

“Saat melaksanakan kegiatan tersebut (baris-berbaris), almarhum sudah terlihat seperti orang sakit. Kemudian dia disarankan untuk istirahat, tetapi almarhum masih ingin mengikuti kegiatan tersebut,” jelasnya.

Lalu korban pun dipisahkan dari barisan dan beristirahat. Selain itu kata Yusri, panitia juga sempat memberikan obat kepada korban.

“Dikarenakan almarhum punya riwayat hernia dan pihak kampus sempat memberikan obat panadol sesuai permintaan dari almarhum, serta menyarankan untuk istirahat kurang lebih 1 jam,” ungkapnya.

Namun seusai istirahat, korban justru mengaku sakit pada bagian dada. Teman-teman korban pun memberikan bantuan oksigen, sebelum akhirnya Bagaskara dilarikan ke RSUD Cempaka Putih.

“Almarhum mengeluh sakit di bagian dada lalu diberikan pertolongan pertama berupa pemberian oksigen terhadap almarhum. Lalu, karena dilihat tidak memungkinkan kondisi fisiknya, almarhum dibawa ke RSUD Cempaka Putih,” pungkas Yusri. (firda/mb)