Cari situs poker terbaik di Indonesia? Nirwanapoker adalah jawabannya. Resmi sebagai penyedia platform IDNPoker, mereka menghadirkan sistem fair play, server cepat, dan pilihan permainan lengkap. Pendaftaran mudah, deposit fleksibel, serta promo rutin siap meningkatkan peluang Anda. Bergabung hari ini dan temukan pengalaman poker online yang aman, lancar, dan benar-benar profesional.

Akhirnya, ketersediaan data macau 4d/5d memungkinkan siapa pun untuk mengikuti live draw toto macau dan kemudian memeriksa hasilnya secara langsung melalui tabel data yang otomatis terisi setelah undian selesai. Penyediaan pengeluaran macau di situs ARIZONA88 memberi nilai tambah bagi pengguna yang menghargai update cepat dan transparan dari angka-angka yang diumumkan pada setiap periode undian pasaran togel ini.

Jika Anda ingin memulai permainan idnslot, ada situs terpercaya yang memberikan proses pendaftaran yang mudah dan cepat, bahkan untuk pemula sekalipun. Cukup klik tombol daftar di VIO88, isi data yang diminta, dan akun siap digunakan untuk menjelajahi banyak permainan slot qris. Dengan dukungan fitur keselamatan yang solid, pengalaman bermain Anda jadi lancar tanpa kendala.

Tuesday, 17 December 2019

PP Muhammadiyah: Amandemen UU 1945 Jangan Sentuh Pilpres Langsung

Selasa, 17 Desember 2019 — 6:06 WIB
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr Haedar Nasir didampingi Ketua MPR Bambang Soesatyo. (rizal)

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr Haedar Nasir didampingi Ketua MPR Bambang Soesatyo. (rizal)

JAKARTA – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah  Prof Dr Haedar Nasir, mengingatkan  pimpinan MPR RI 2019-2024  agar tidak menyentuh  pemilihan presiden-wakil presiden seperti yang sudah diberlakukan beberapa kali pemilu terakhir.

Sebagai bentuk kedaulatan rakyat, jelas Haedar, presiden-wakil presiden dipilih langsung oleh rakyat. Sama dengan DPR RI maupun DPD RI. Pemilihan lanmgsung merupakan lahir dari reformasi,” kata Haedar usai menerima pimpinan MPR RI di Kantor Sekretariat PP Muhammadiyah, Jakarta Pusat, Senin (16/12/2019).

Selain masalah pilpres, Haedar juga meminta agar lembaga MPR RI tidak seperti saat ini yakni seperti lembaga ad hoc.

“Kami dari Muhammadiyah meminta agar MPR RI dikembalikan sebagai lembaga tertinggi negara. Tidak boleh di negara demokrasi seperti Indonesia ada lembaga yang tidak mendapat pengawasan,” katanya.

Haedar mendukung adanya wacana amandemen UUD 1945. Namun, pinta dia, amandemen itu harus dilakukan terbatas terutama perlu adanya haluan negara seperti masa lalu.

“Harus ada haluan negara supaya pembangunan berjalan seperti apa yang menjadi harapan rakyat. Negeri ini tidak seperti sekarang,” papar Haedar Nasir.

Dalam pertemuan itu,  Ketua MPR Bambang Soesatyo  didampingi Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Zulkifli Hasan (PAN), Arsul Sani (PPP) bertemu langsung dengan pimpinan teras Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Bambang mengatakan, silaturahmi Kebangsaan itu merupakan upaya lanjutan untuk menyerap aspirasi terkait wacana amendemen UUD NRI 1945. (rizal/win)