Cari situs poker terbaik di Indonesia? Nirwanapoker adalah jawabannya. Resmi sebagai penyedia platform IDNPoker, mereka menghadirkan sistem fair play, server cepat, dan pilihan permainan lengkap. Pendaftaran mudah, deposit fleksibel, serta promo rutin siap meningkatkan peluang Anda. Bergabung hari ini dan temukan pengalaman poker online yang aman, lancar, dan benar-benar profesional.

Akhirnya, ketersediaan data macau 4d/5d memungkinkan siapa pun untuk mengikuti live draw toto macau dan kemudian memeriksa hasilnya secara langsung melalui tabel data yang otomatis terisi setelah undian selesai. Penyediaan pengeluaran macau di situs ARIZONA88 memberi nilai tambah bagi pengguna yang menghargai update cepat dan transparan dari angka-angka yang diumumkan pada setiap periode undian pasaran togel ini.

Jika Anda ingin memulai permainan idnslot, ada situs terpercaya yang memberikan proses pendaftaran yang mudah dan cepat, bahkan untuk pemula sekalipun. Cukup klik tombol daftar di VIO88, isi data yang diminta, dan akun siap digunakan untuk menjelajahi banyak permainan slot qris. Dengan dukungan fitur keselamatan yang solid, pengalaman bermain Anda jadi lancar tanpa kendala.

Thursday, 12 December 2019

Dinilai Berisi Kegiatan Maksiat, Massa GPI Desak Anies Batalkan DWP 2019

Rabu, 11 Desember 2019 — 13:41 WIB
assa aksi dari Gerakan Pribumi Indonesia (GPI) mendesak Anies tidak memberikan izin DWP 2019. (Yendhi)

assa aksi dari Gerakan Pribumi Indonesia (GPI) mendesak Anies tidak memberikan izin DWP 2019. (Yendhi)

JAKARTA –  Belasan orang yang mengatasnamakan Gerakan Pribumi Indonesia (GPI) melakukan unjuk rasa di depan Gedung Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (11/12/2019).

Mereka mendesak Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan membatalkan izin penyelenggaraan acara Djakarta Warehouse Project (DWP) 2019 yang akan berlangsung 13-15 Desember di Kemayoran, Jakarta Pusat.

Koordinator aksi, Abdurahman, mengatakan pihaknya melarang penyelenggaran DWP 2019 karena dinilai hanya berisi agenda maksiat karena hanya menjadi even dugem semata.

“Kami mau cuma Alexis saja yang ditutup. Kemudian DWP ini sebagai langkah awal untuk memulai ajang kemaksiatan yang selanjutnya. Kami berharap komitmen Pak Anies untuk selalu mengawasi agar kemaksiatan tidak ada di ibu kota DKI Jakarta ini,” kata Abdurahman dengan pengeras suara.

Sementara peserta aksi lainnya yang beberapa membawa bendera Merah Putih hanya menimpali untuk membenarkan ucapan Abdurahman. “Betul, betul,”

Selain hanya berisi agenda maksiat, Abdurahman menilai DWP tidak sesuai dengan Pergub No. 18 tahun 2018 tentang Pariwisata dan norma-norma yang berlaku di masyarakat.

“Pribumi adalah bangsa pemenang dan bangsa pendiri negara NKRI yang mengerucut dari paham bangsa ketimuran yang cinta dengan adab dan kebudayaan leluhur banga sendiri,” katanya.

Jika tidak menjalankan aspirasi mereka, Abdurahman mendesak Anies mundur sebagai Gubernur DKI Jakarta karena telah melanggar komitmennya sendiri.

“Kami minta Pak Anies tidak memberikan izin DWP. Kalau seandainya komitmen itu telah dikhianati, maka kami minta Bapak Anies sebagai gubernur untuk meninggalkan jabatannya,” tegas dia. (yendhi/tri)